SLEMAN – Sebanyak 1.250 pembala akan ambil bagian dalam Tour de Jogja 2019 yang akan dihelat Minggu (17/3). Mengusung konsep long distance cycling para peserta akan melawati rute sejauh 142 kilometer dengan start dan finish di kompleks Candi Prambanan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata DIJ Marlina Handayani menjelaskan, dari rute yang dilalui terdapat spot dan landmark ikonik yang ada di Jogjakarta. Rute yang dilalui melawati Sleman, Bantul, dan Kulonprogo. “Tour de Jogja merupakan perpaduan sport dan tourism. Sambil bersepeda sekaligus bisa menikmati destinasi wisata,’’ kata Marlina, Jumat(15/3).

Dijelaskan terdapat peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu 1.000, sekarang 1.250 orang. Bahkan, terdapat puluhan peserta berasal dari mancanegara.  “Ini sangat bagus di tengah mengampanyekan wisata di DIJ dan Jawa Tengah,” terangnya.

Ketua Panitia Tour de Jogja Septyadi menjelaskan event sepeda berkonsep long distance cycling Tour de Jogja ini digelar untuk kali kedua. Sebanyak 400 komunitas sepeda dari seluruh Indonesia ikut ambil bagian. “Bahkan, ada peserta asal Sorong,’’ jelasnya.

Tour de Jogja kali ini selain konsep long distance cycling, juga disertakan race bagi peserta. Konsep race yang diadakan yaitu uphill challenge atau lebih elevention gain -14 persen Max Grade.

Selama touring, peserta akan melewati 3 check poin (CP) yaitu CP 1 berada di Sumber Agung, CP 2 berada di SD Gembongan dan CP 3 berada di SD Gentan. Di uphill chalenge pemenang akan dinobatkan sebagai King of Mountain (KOM)/Queen of Mountain (QOM) sejauh 9,5 kilometer dengan 825 elevation gain -14 persen max grade. (bhn/din/mg2)