JOGJA – Guna mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jogjakarta, GOJEK sebagai perusahaan penyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran berbasis aplikasi, memberikan pelatihan dengan program GOJEK Wirausaha. Salah satu langkah konkret, GOJEK memberikan pelatihan terhadap 150 UMKM Binaan Muslimat NU.

Pelatihan yang berlangsung di University Club Universitas Gadjah Mada tersebut, antara mengajarkan mulai dari perencanaan bisnis, hingga pengelolaan keuangan yang baik sebagai fundamental membangun bisnis.
Vice President Public Affairs GOJEK, Astrid Kusumawardhani, mengatakan, melalui kegiatan ini, GOJEK berusaha tingkatkan daya saing UMKM binaan Muslimat NU, sekaligus mendorong UMKM Go Digital. “Sejak GOJEK hadir di Jogjakarta tahun 2015, salah satu cita-cita utama kami adalah untuk meningkatkan kapasitas sektor usaha non formal, dan pemberdayaan UMKM,” ujar Astrid.

Dijelaskan, pelatihan GOJEK Wirausaha didasari oleh banyaknya tantangan yang dihadapi UMKM Indonesia, terutama dalam memulai bisnis dan meningkatkan skala bisnisnya. “Program ini untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM, bisa menjadi #WirausahaNaikKelas,” tandasnya.

Hingga saat ini, GOJEK telah berhasil menghubungkan pengguna dengan lebih dari dua juta mitra pengemudi, hampir 400 ribu merchant UMKM, serta lebih dari 60 ribu penyedia layanan dari sektor non formal lainnya di 204 kabupaten/kota di Indonesia dan negara lainnya di Asia Tenggara.

Tak hanya Muslimat NU, keluarga besar Nahdlatul Ulama lainnya di Jogjakarta seperti Badan Otonom Fatayat Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) juga turut hadir untuk dapat belajar bersama bagaimana cara berwirausaha di era digital.

Koordinator Bidang Ekonomi, Koperasi dan Agribisnis Pimpinan Pusat Muslimat NU, Syarifah Noor Hidayati mengapresiasi kerja sama yang dilakukan bersama GOJEK dengan Muslimat NU. “Kami berharap melalui kegiatan ini agar anggota kami yang kebanyakan merupakan ibu-ibu beserta keluarganya dapat membantu perekonomian serta akan meningkatkan penguatan peran perempuan sebagai pelaku UMKM,” katanya.

Untuk diketahui, sejak 2018, Pimpinan Pusat Muslimat NU menggandeng GOJEK dan GO-PAY dalam kerja sama strategis untuk akselerasi ekonomi umat berbasis digital. Kerja sama tersebut tidak terbatas hanya pada pelatihan wirausaha yang ditujukan pada lebih dari 30 juta anggota Muslimat NU se-tanah air, juga digitalisasi ekonomi di berbagai lingkungan Muslimat NU, mulai dari koperasi, masjid, dan UMKM binaan di seluruh Indonesia. (obi/a1/jko/mg4)