JOGJA – Dua Trofi bergilir turnemen golf bertajuk Coronation Cup diperkenalkan pihak panitia di Kantor Pusat BPD DIJ, kemarin (13/3). Dua Trofi berbentuk mahkota raja ini akan diperebutkan untuk overall best nett dan overall best gross.

Turnamen golf dalam memperingati 30 tahun naik tahta (jumenengan, Red ) Sri Sultan Hamengku Buwono X tersebut akan digelar di Merapi Golf, Cangkringan mulai besok (15/3). Turnamen, akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (17/3).

Ketua panitia pelaksana Yoseph Junaidi menerangkan sebanyak 18 Trofi akan diperebutkan. Untuk trofi bergilir ada dua nomor khusus. Ketua umum Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Golf Indoesia (PGI) ini menjelaskan trofi yang akan diperebutkan tersebut cukup unik. Sebab, di atas sebuah landasan berbentuk bujur sangkar terdapat sebuah mahkota atau kuluk raja Jogjakarta. ”Trofi ini istimewa karena berbentuk mahkota raja,” jelasnya.

Hingga saat ini sudah lebih dari 400 peserta yang ambil bagian. Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa , Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan Bali. Bahkan ada juga sejumlah ekspatriat yang sudah menyatakan keikutsertaannya. Seperti dari Korsel dan Jepang.

Jogjakarta, menurutnya memiliki magnet tersendiri ternyata cukup menarik minat para pegolf dari luar wilayah. Seperti dari Kalimantan pada tahun sebelumnya ada 13 peserta sekarang mencapai 30 peserta. Lalu Sulawesi dari empat peserta sekarang tercatat 20 peserta.”Ini cukup bagus bagi dunia pariwisata Jogja karena mereka tentunya menginap di sini dan mendongkrak okupansi hotel juga,” jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) BPD DIY Santoso Rohmad menambahkan Coronation Cup 2019 merupakan event istimewa bagi DIJ. Sebab, agenda ini akan memberi dampak cukup signifikan untuk sektor ekonomi. “Kami selalu mendukung pihak-pihak yang mengupayakan berkembangnya sportourism,” jelas Santoso. (bhn/din/mg2)