JOGJA – Berdiri sejak 19 September 1949, SMA Muhammadiyah 1 Jogja atau Muhi sudah menelurkan hingga 67 angkatan. Sebagai wujud syukur, para alumni SMA Muhi Jogja akan menggelar pagelaran seni “Indonesia Bersyukur, Pesan Perdamaian dari Muhi Jogja”.

Ketua Umum Pengurus Pusat Alumni SMA Muhi Jogja Mahyudin Al Mudra menyebut dalam gelar seni tersebut akan hadir para alumni SMA Muhi. Diantaranya budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun, mantan Ketua KPK Busyro Muqodas, penyanyi Ebiet G. Ade hingga OM Wawes.

“Pagelaran seni “Indonesia Bersyukur” akan diadakan di Plaza Serangan Oemoem Satu Maret minggu 17 Maret nanti mulai pukul 19.00. Gratis dan terbuka untuk umum,” kata Mahyudin dalam jumpa pers di Resto Merapi Kotabaru Rabu (13/3).

Mahyudin menyebut bukan perkara mudah menggelar acara di tahun politik ini. Tapi dia memastikan tidak ada muatan politis. Termasuk biaya kegiatan dari para kontestan Pemilu. “Semua berkat gotong royong para alumni,” tegasnya.

Menurut dia, justru dengan gelaran tersebut ingin menampilkan pementasan yang sejuk. Apalagi sebulan kedepan sudah masuk pencoblosan Pemilu. “Cak Nun akan mengajak bersyukur, Ebiet juga membawakan lagu terbarunya. Juga OM Wawes dengan lagu-lagu andalannya,” kata dia.

Sementara itu vokalis OM Wawes Dian Ganjar mengaku siap untuk turut memeriahkan kegiatan yang digelar PP Alumni SMA Muhi Jogja. Sebagai alumni SMA Muhi Jogja 2010, Dian mengatakan, kesempatan tampil bersama Cak Nun, Busyro hingga Ebiet membuatnya bisa ikut mempromosikan OM Wawes. “Tantangan juga menghibur masyarakat dan bapak ibu alumni SMA Muhi berbagai angkatan,” katanya.

Dian mengatakan visi misi OM Wawes adalah mengubah stigma dangdut selama ini. Tidak lagi harus identik dengan perempuan seksi. “Tapi kami dari Jogja dengan personel cowok dan tetap menjual,” ungkapnya. (cr8/pra/ong)