JOGJA – Sebagai perusahaan teknologi terdepan di Indonesia Go-Jek berupaya menjembatani para mitra dengan ragam kemudahan melalui program Go-Jek Swadaya. Yaitu program pemberian akses manfaat tambahan khusus untuk mitra driver, di antaranya pengelolaan keuangan.

VP Corporate Affairs Go-Jek, Michael Say mengatakan, mitra driver merupakan tulang punggung yang memegang peranan penting dalam layanan Go-Jek. “Sejauh ini, Go-Jek terus berupaya membantu para mitra memiliki pendapatan berkesinambungan demi meningkatkan taraf hidup lewat berbagai cara,” katanya.

Ada tiga pilar utama Go-Jek Swadaya. Pertama, pilar ringankan berisi program-program yang dapat meringankan pengeluaran dan biaya operasional sehari-hari mitra driver. Kedua, pilar lindungi, yakni program yang dapat memberikan proteksi diri dan finansial para mitra, dan ketiga pilar rencanakan, berisi program perencanaan keuangan jangka panjang bagi mitra dan keluarga.

“Kami memahami bahwa mitra memegang peranan penting dalam perkembangan ekosistem Go-Jek. Untuk itu, kami terus berinovasi dalam memudahkan mitra bekerja dan meningkatkan kesejahteraannya lewat program Go-Jek Swadaya termasuk di Jogjakarta,” tandas Michael.

Menurut dia, program Go-Jek Swadaya sudah berlangsung sejak 2016. Di Jogjakarta, mitra driver bisa memiliki akses pada layanan jasa keuangan, seperti tabungan masa depan, asuransi, serta cicilan terjangkau. “Kami juga menyediakan akses terhadap tabungan haji, cicilan KPR, tabungan umroh, dan layanan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Michael.

Program tersebut mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari mitra driver Go-Jek di Jogjakarta. Terbukti hingga Februari 2019, sudah lebih dari 6.000 mitra driver yang mengikuti asuransi, baik PasarPolis maupun Allianz.

Selain itu, ada lebih dari 550 mitra driver yang mengikuti program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, dan lebih dari 200 mitra yang mengikuti program tabungan berjangka (haji dan umroh). Sementara itu, di Pilar Ringankan, terdapat lebih dari 8.000 mitra yang tergabung dalam program paket hemat pulsa dan internet.

Dalam merancang program-program Go-Jek Swadaya, Go-Jek senantiasa melakukan survei lapangan, serta mengadakan diskusi dua arah untuk mengetahui aspirasi dan kebutuhan utama para mitra driver. Dari hasil temuan lapangan lewat program Kopdar (Kopi Darat), terhitung ribuan mitra driver Jogjakarta telah terdaftar sebagai penerima manfaat Go-Jek Swadaya, mulai dari proteksi barang dan kesehatan, hingga menyicil rumah dengan biaya yang sangat terjangkau. “Kami optimistis dengan sosialisasi yang terus kami lakukan, angka penerima manfaat ini akan terus bertambah,” lanjut Michael.

Saat ini, secara nasional sudah ada lebih dari satu juta mitra dan keluarga yang telah menerima manfaat program-program Go-Jek Swadaya. “Go-Jek Swadaya memiliki berbagai program tepat sasaran yang dapat menjembatani para mitra driver untuk mengakses ragam layanan yang berdampak positif agar mitra driver bisa semakin meningkatkan taraf hidupnya,” tutur Michael. (a1/jko/mg3)