SLEMAN – Atap GOR Tridadi mengalami kebocoran. Padahal, saat ini sedang dijadikan venue kejuaraan bulu tangkis Djarum Multi Cabang Seri 1. Bambang Agus Hermawanto, Koordinator Wasit pada kejuaraan kali ini menuturkan, akibat kejadian ini beberapa kali pertandingan harus ditunda. “Akhirnya jadwal jadi molor,” jelasnya Rabu (6/3).

Dia telah menyampaikan hal ini kepada pengelola. Namun, menurut perkiraannya, pengelola juga tidak bisa segera bertindak memperbaiki atap karena butuh penganggaran terlebih dahulu. Sementara pertandingan telah bergulir sejak Selasa (5/3).

Kejuaraan ini awalnya memang tidak direncanakan untuk diadakan di GOR Tridadi. Awalnya, kejuaraan ini diadakan di GOR Donokerto, Turi. Namun, karena GOR Donokerto terkena puting beliung, dinding roboh. “Sekitar seminggu sebelum penyelenggaraan, kami mengganti tempat kejuaraan,” jelasnya.

Namun, sebenarnya ada sisi positif dari GOR Tridadi. GOR ini memiliki tempat penonton yang terpisah dari arena pertandingan. Hal ini membuat penonton tertib menikmati pertandingan di luar arena. “Kalau di GOR Donokerto penonton jadi campur akhirnya mengganggu perangkat pertandingan,” jelasnya.

Dia berharap agar solusi segera diberikan. Sebab, kebocoran atap ini sangat mengganggu. Pertandingan tidak mungkin digelar karena lapangan basah. “Setiap hari kalau menurut jadwal selesai 20.00. Karena lapangan bocor, bisa sampai jam 22.00,’’ jelasnya. (cr10/din/mg4)