SLEMAN – Kelompok suporter PSS Sleman Brigata Curva Sud (BCS) mengakhiri aksi boikot. Itu dilakukan setelah terjadi kesepakatan antara perwakilan BCS dengan pihak manajemen PSS Sleman. Kesepakatan tersebut terjadi di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis malam (7/3).

Dari pihak manajemen hadir CEO PT PSS Sleman Soekeno, Manajer PSS Sleman Retno Sukmawat, dan sejumlah pengurus PT PSS. Bahkan, Bupati Sleman Sri Purnomo pun turut menyaksikan kesepakatan tersebut. Setelah dicapai titik temu, pihak PT PSS dan suporter mendantangani nota kesepahaman antara Soekeno dan perwakilan BCS diwakili oleh Jaguar Tominangi. Dalam kesepakatan tersebut, ada sembilan butir yang disetujui kedua belah pihak. Butir kesepakatan tersebut lebih banyak dari tuntutan suporter yang terdiri dari delapan butir.

Jaguar menyambut gembira adanya titik temu dari pertemuan tersebut. PT PSS dinilai sudah memberikan respons positif dan tidak menutup mata atas kegelisahan suporter terhadap kemajuan PSS Sleman. ”Tuntutan yang ada bukan untuk kepentingan BCS. Tetapi juga demi kepentingan PSS agar bisa berprestasi,” jelas pria yang akrab disapa Janggo itu.

Setelah aksi boikot selesai, dia berharap suporter kembali lagi memadati Stadion Maguwoharjo. Apalagi, PSS Sleman masih berpeluang lolos di babak selanjutnya pada turnamen pra musim Piala Presiden. BCS melakukan aksi boikot pada laga PSS Sleman kontra Madura United, Selasa (5/3). Pada laga berkesudahan 0-2 bagi Madura United itu, sisi tribun selatan yang menjadi ruang bagi suporter BCS tampak lengang.

Soekeno mengapresiasi kritik yang disampaikan oleh suporter. Menurutnya kritik tersebut sebagai bentuk perhatian dan kecintaan para pendukung terhadap PSS Sleman. Namun, untuk merealisasikan keinginan suporter dibutuhan akselerasi, kesabaran, dan perjuangan.

Dijelaskan, ada beberapa tuntutan dari BCS yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Namun, ada pula yang sebenarnya sudah dilakukan. Seperti tuntutan tempat tinggal pemain, untuk jangka pendek pemain di tempatkan di hotel. ”Kami semua tidak ingin PSS hanya mampir ngombe saja di kompetisi Liga 1,” jelasnya. (bhn/cr10/din/mg4)