SLEMAN – Warga Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sleman diimbau untuk mendukung suksesnya Pemilu 2019. Caranya pada 17 April 2019, mereka harus datang berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Gunakan hak pilihnya dengan  baik dan  benar. Gunakan secara bermartabat hak politik ibu-ibu semua,” ujar Anggota DPRD DIY H. Sukamto SH di depan ratusan pengurus Muslimat NU se-Kabupaten Sleman yang mengikuti peringatan Harlah ke-73 Muslimat NU di RM Lohjinawi Panggungsari, Ngaglik, Sleman, Kamis(7/3).

Sukamto mengatakan, dengan jumlah Muslimat NU yang besar sangat mungkin di antara mereka berbeda pilihan politik. Perbedaan itu merupakan rahmat. Karena itu, anggota Muslimat NU harus tetap menjaga kerukunan dan persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. “Jangan sampai karena berbeda pilihan terus saling diam. Tidak tegur sapa. Jangan sampai itu terjadi,” pinta wakil rakyat dari PKB ini.

Dengan jumlah anggota yang besar, Muslimat NU banyak dilirik oleh partai-partai politik peserta pemilu. Sebab, potensi suaranya layak diperhitungkan. Menyadari potensi tersebut, Sukamto mengajak anggota dan pengurus Muslimat NU se-Sleman agar memilih calon legislatif DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, DPD dan presiden/wakil presiden sesuai hati nuraninya. “Muslimat NU tidak ke mana-mana, tapi berada di mana-mana,” katanya.

Secara jujur Sukamto merasa bangga dengan Muslimat NU Sleman. Saat Pemilu 2019 ini, anggotanya banyak berkiprah di sejumlah partai politik. Mereka maju sebagai calon legislatif di DPRD Kabupaten Sleman. Dia kemudian menyebutkan satu per satu.

Dimulai dari Dyah Isti Narmiyati yang maju sebagai calon anggota DPRD Sleman dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dyah maju mewakili daerah pemilihan (Dapil) Sleman 1.  Kemudian Rahayu Widi Cahyani dari Dapil Sleman 2 dan Wariyah mewakili Dapil Sleman 6. Baik Rahayu maupun Wariyah menggunakan kendaraan politik PKB.

Berikutnya Istiami dan Siti Ngaisyah. Keduanya maju dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewakili Dapil 2 dan Dapil 3 Sleman. Anggota Muslimat Sleman juga ada yang mencalon melalui PDI Perjuangan. Namnya Sri Haryani dari Dapil Sleman 1.

“Ini menjadi kebanggaan kita semua,” katanya. Tahun ini Sukamto juga tercatat menjadi calon DPR RI. Dia maju dari PKB mewakili Dapil DIY. “Sekali lagi kita boleh beda pilihan. Namun kerukunan dan persatuan tetap nomor satu. Sukseskan pemilu dengan ramai-ramai datang ke TPS,” ulangnya.

Harlah Muslimat NU ke-73 Pimpinan Cabang NU Sleman diadakan dengan acara muqodaman dan pengajian. Pembicara pengajian disampaikan Nyai Hj. Fatimatuzzahro. (kus/mg2)