JOGJA – PSIM Jogja dipastikan tetap akan didukung suporter fanatiknya dalam mengarungi kompetisi Liga 2 musim mendatang. Sebab, larangan yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap PSIM Jogja hanya berlaku untuk ajang Piala Indonesia dan kompetisi sejenisnya.

Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Kestawa menjelaskan, suporter PSIM Jogja tetap diperkenankan hadir ke stadion. Sebab hukuman Komdis hanya berlaku untuk Piala Presiden yang lalu.”Jadi bukan pada kompetisi Liga Indonesia,” kata Jarot kepada Radar Jogja, Senin(4/3).

Namun, terkait dengan kompensasi hukuman di Piala Indonesia, Jarot mengaku belum mendapatkan kabar dari Komdis. Padahal, beberapa hari lalu Komdis PSSI memberikan korting bagi beberapa tim yang menjalani hukuman sanksi. Seperti pendukung Persib Bandung yang diperbolehkan kembali memasuki stadion. Termasuk pencabutan sanksi terhadap dirijen Aremania, Yuli Sumpil. ”Kalau hukuman kami yang di Piala Presiden sejauh ini kami belum dapat pemberitahuan dari Komdis,” terangnya.

Seperti diketahui, buntut kerusuhan dalam lanjutan babak 16 besar Piala Indonesia melawan PS Tira di Stadion Maguwoharjo, Desember lalu PSIM Jogja menerima sanksi dari Komdis. Komdis PSSI memberikan hukuman larangan penonton menghadiri laga PSIM di lima laga. Namun, tidak secara jelas apakah laga yang dimaksud.

Manajemen PSIM Jogja mengaku telah mengajukan banding terhadap sanksi tersebut. Namun dijelaskan Komdis, bahwa sanksi tersebut berlaku di luar kompetisi Liga 2 Indonesia. (bhn/din/mg2)