JOGJA – Politeknik Penerbangan Surabaya melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang diikuti ratusan siswa-siswi SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.

”DPM sendiri merupakan program Revitalisasi SMK sebagai tindak lanjut dari Inpres nomor 9 tahun 2016 yang selanjutnya diaplikasikan oleh Kementerian Perhubungan melalui Poltekbang Surabaya. Kegiatan ini dilakukan Senin (25/2) lalu,” ujar Wakil Direktur I Poltekbang Surabaya Muh. Rifai, ST, MPd.

Kegiatan DPM yang dilaksanakan di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto berlangsung selama enam hari. Siswa dan siswi dari tingkat tiga yang berjumlah 413 ini mendapatkan pendidikan dan pelatihan langsung dari asesor Poltekbang Surabaya .Selama enam hari, siswa dan siswi mendapatkan materi dan ilmu terkait dengan ilmu penerbangan.

Rifai mengatakan, siswa dan siswi yang telah mengikuti Diklat akan mendapatkan sertifikasi kompetensi. ”Setelah mengikuti Diklat ini, siswa diharapkan dapat memanfaatkan waktu dengan menggali ilmu lebih dalam lagi agar mendapatkan pengetahuan yang optimal sesuai dengan kompetensi masing-masing,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Letkol Tek. NurHaryanto, M.Han berharap, ilmu yang didapatkan dari DPM ini dapat menjadi motivasi dalam mengembangkan hard skill dan soft skill yang akan berguna kelak ketika menjadi tenaga kerja di dunia industri. (ila)