SLEMAN – PSS Sleman akhirnya memiliki legiun asing. Manajemen Super Elja dikabarkan telah mengikat kontrak dua legiun asing, yakni Alfonso de la Cruz dan gelandang serang Brian Ferreira.

CEO PT Putra Sleman Sembasa Soekeno mengatakan dua legiun asing tersebut mengikat kontrak semusim bersama Super Elja. “Sudah deal satu musim,” kata Soekeno Rabu (27/2).

Brian merupakan mantan pemain yang pernah membela Argentina U-17. Pemain yang juga memiliki warga kenegaraan Irak tersebut tiba di Sleman Senin (25/2).

Eks pemain Johor Darul Ta’zim tersebut pun telah disambut jajaran Direksi PT PSS bersama Alfonso de la Cruz dalam acara santap malam bersama petinggi klub, Selasa (26/2).

Sedangkan Cruz, selama sepekan ini telah menjalani trial bersama PSS Sleman. Musim lalu, eks pemain Selangor FA ini turut andil mengantar timnya menjadi runner up Piala FA Malaysia 2018 bersama dua penggawa Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Ilhamudin Armaiyn.

Sebelum hijrah ke Malaysia dan berlabuh di Selangor FA, talenta berusia ini 32 tahun ini malang melintang bersama klub-klub Segunda Division B, atau kompetisi kasta ke tiga di Spanyol, seperti Lorca Atletico, Ebro, Toledo, Somozas, Aguilas, hingga Caravaca. “Senang berada di tengah keluarga PSS Sleman, masyarakat Jogja juga ramah,” kata Alfonso.

Di sisi lain, para pemain PSS Sleman dipastikan tetap akan diinapkan di hotel. Sebelumnya dikabarkan mereka akan dipindahkan ke mess lama, yakni di Stadion Maguwoharjo. Namun CEO PT PSS Sleman Sukeno memastikan Bagus Nirwanto dkk ditempatkan di salah satu hotel di kawasan Depok. “Supaya pemain lebih nyaman,” jelasnya, kemarin (27/2).

Kepastian ini juga dibenarkan Humas PSS Sleman Johanes Sugianto. Menurutnya, kenyamanan menjadi alasan manajemen untuk tidak mengambil opsi pindah ke Maguwoharjo.”Sebab, pemindahan mess tidak bisa begitu saja dilakukan,’’ jelasnya.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Stadion Maguwoharjo, Sumadi menjelaskan, perlu pembenahan agar mess di stadion layak dihuni. Sebab, saat ini tidak ada dinding pembatas antara satu ruang dengan ruang lain.
Selain mengenai ruangan dan fasilitas yang tidak memadai, beberapa aktivitas di sekitar Stadion Maguwoharjo seperti balap motor cukup membuat bising. “Tentu saja ini akan mengganggu ketenangan,’’ jelasnya.

Namun, Bagus Nirwanto tidak begitu mempermasalahkan dimana mereka akan ditempatkan. Sebab, keberadaan mereka untuk berlatih, bukan untuk tidur. Ia bersedia menginap di mana saja. Bahkan jika memang kalau harus di Stadion Maguwoharjo.

Mengenai aktifitas lain yang bisa mengganggu, seperti balap motor, dia tidak mempermasalahkan. “Enggak apa-apa. Nanti malah bisa nonton kalau bosan,” kelakarnya. Sementara itu, terkait persiapan jelang Piala Presiden 2019, skuad Super Elang Jawa semakin serius mempersiapkan diri. Berstatus sebagai tuan rumah, menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad Super Elja.

Asisten Pelatih PSS Sleman Suwandi Hadi Siswoyo menyatakan tiga lawan yang dihadapi berada pada level tertinggi Liga Indonesia. Persija merupakan jawara Liga Indonesia 2018, sementara Madura United sebagai penantang gelar musim ini dengan bintang-bintang yang dimiliki.”Lawan Madura kita akan kerja keras,” tegas Suwandi Rabu (27/2).

Namun, Suwandi yakin dengan bermain di hadapan suporter sendiri para pemainnya akan menampilkan permainan yang diinginkan oleh tim pelatih. Apalagi, dia melihat darah muda yang dimiliki oleh skuad Super Elja memiliki fighting spirit yang cukup tinggi seperti yang ditujukan pada gelaran Piala Indonesia.”Tinggal emosi mereka saja yang harus dibenahi. Makanya harus terus didampingi,” jelasnya.

Sementara itu bek PSS Sleman Jajang Sukmara menyatakan target pribadinya di ajang Piala Presiden kali ini adalah membawa prestasi bagi PSS Sleman. Dia berharap, rekan-rekannya bisa memberikan permainan yang maksimum bagi para pendukung. ”Karena ini turnamen tahunan, tujuannya mempersiapkan tm dengan baik. Tapi kami juga harus berperstasi di ajang ini,” katanya.

Mantan pemain PSMS Medan ini tiga tim yang tergabung bersama PSS Sleman merupakan lawan tangguh. Dia menyebut tidak ada persiapa khusus yang dilakukan untuk menghadapi ketiga tim tersebut. ”Persiapanya latihan rutin seperti biasa saja,” jelasnya. (cr10/bhn/din/mg4)