SLEMAN – Listrik adalah sumber energi sekunder yang mempunyai peran strategis dalam mewujudkan pembangunan skala nasional di kehidupan. Dalam penyediaanya yang berkelanjutan harus ditingkatkan seiring perkembangan pembangunan, sehingga ketersediaan tenaga listrik harus memadai dan merata.

Demikian dikemukakan Dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) Dr Ir Sugiarto MT dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke-46 ITNY di kampus Babarsari, Sleman, Senin (25/2). Hadir dan memberi sambutan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Nasional/YPTN  Ir H Otto Santjoko MT dan Rektor ITNY Dr Ir Ircham MT. Orasi ilmiah Sugiarto berjudul “Sektor Ketenagalistrikan sebagai Pendukung Koridor Ekonomi Indonesia.”

Ketua YPTN Otto Santjaka mengatakan,  puncak peringatan Dies Natalis ke-46 ITNY merupakan momentum penting bagi PTS yang sebelumnya bernama STTNas (Sekolah Tinggi Teknologi Nasional) ini untuk merefleksikan apa yang telah diperbuat dalam perjalanan sejarahnya. Usia 46 tahun bukanlah usia muda atau dewasa, tetapi merupakan usia matang.

Hal ini, lanjut Otto, harus menyadarkan semua sivitas akademika ITNY bahwa kampus harus terus bergerak ke depan dan mengukir banyak karya dan prestasi seiring dengan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut.

Pada kesempatan ini, Rektor Ircham menyampaikan pemaparan laporan tahunan tentang kemajuan dan prestasi yang telah dicapai. Yakni perubahan status dari STTNas menjadi ITNY, jumlah mahasiswa saat ini 5.500 orang, jumlah dosen meningkat dengan total 150 orang, serta pencapaian ranking dikti 246 dari 4.529 perguruan tinggi di Indonesia.

Selain itu, ranking Webomatrik 140 dari 2.000 perguruan tinggi di Indonesia dan ranking dunia 6.724 dunia dari 28.000 lebih perguruan tinggi di dunia. Kemudian ranking akademik masuk 10 besar dari 106 PTS di Jogjakarta, dan proses  membuka pasca sarjana sedang diajukan. Selain itu study lanjut S3 bagi dosen ITNY sebanyak delapan orang di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. (*/a1/laz/mg2)