SLEMAN – Tim karya ilmiah Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jogjakarta berhasil meriah juara 1 dan 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ajang Pormasi (Pekan Olahraga Seni dan Ilmiah) IV. Mengusung judul penelitian Child Growth Smart E-Health untuk Deteksi Dini Perkembangan Anak, Unjani 1 berhasil mempertahankan hasil riset di depan dewan juri (12/2).

Tim 1 yang terdiri atas Andhica Lutfia Nuril Fata (Teknik Informatika), Muhammad Sokhibul Fikri (Teknik Informatika), dan Eris Laras Patimah (Kebidanan), berhasil memperoleh juara I. Penelitiannya tentang pengembangan aplikasi mobile berbasis Android untuk membantu orang tua dalam melakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak usia balita.

“Manfaatnya agar orang tua dengan cepat mengetahui potensi kelainan dari proses tumbuh kembang anaknya,” ujar Andhica. Pada akhirnya, apabila ditemukan kelainan maka orang tua bisa segera mengambil langkah untuk melakukan tindakan lebih lanjut.

Sementara prestasi lain juga ditorehkan tim 2 yang beranggotakan Mochamad Soffa Uzer (Teknik Informatika), Dwi Nugroho (Teknik Informatika), dan Iqbal Hadi Subekti (Sistem Informasi). Mengangkat judul Purwarupa Sistem Pengendalian Kualitas Air pada Kolam Pembibitan Ikan Menggunakan Sensor Berbasis Mikrokontroler Arduino, Soffa dan rekan-rekannya mampu meraih juara III.

Soffa, Dwi, dan Iqbal memanfaatkan sensor keasaman (Ph), dan sensor kekeruhan (turbidity), untuk memantau kualitas air kolam pembenihan ikan. “Dari literatur yang dipelajari, kualitas air di kolam pembenihan ikan sangat berpengaruh dengan kualitas benih ikan,” kata Dwi.

Dampaknya mempengaruhi produktivitas ikan secara keseluruhan. Dengan memanfaatkan mikrokontroler Arduino Uno, mereka mampu merancang satu sistem otomatis untuk menjamin kualitas air kolam selalu terjaga.

Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Unjani Arief Himawan S.Kom, MM, MEng memberikan apresiasi atas prestasi para mahasiswanya. “Ini sebuah prestasi yang sangat membahagiakan dan membanggakan,” ungkapnya.

Arief menuturkan, melalui prestasi itu mampu membuktikan bahwa di mana ada kemauan dan kerja keras, maka apa pun akan terwujud. Dia pun berharap prestasi itu bisa memacu mahasiswa lainnya untuk percaya diri dan berusaha lebih giat untuk meningkatkan prestasi. (cr9/laz/mg2)