MASYARAKAT beserta para penggiat desa wisata seperti kelompok sadar wisata (pokdarwis) harus bersama-sama saling menguatkan kerangka sadar wisata. Kerangka itu ada di tujuh pilar Sapta Pesona. Tujuh pilar itu meliputi adalah keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan. “Tujuh pilar itu harus terus dikuatkan,” ajak Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY Wardoyo di depan peserta Kampanye Sadar Wisata 2019 di Balai Desa Bangunkerto, Turi, Sleman, Selasa (26/2).

Kegiatan itu juga menghadirkan narasumber Anggota Komisi B DPRD DIY Marthia Adelheida. Dikatakan, dengan menguatkan dan mengimplementasikan Tujuh Pilar Sapta Pesona, warga Bangunkerto bisa menciptakan desa wisata bertaraf internasional sesuai amanat gubernur DIY.  Mengutip amanat gubernur, kata Wardoyo, SDM pengurus pokdakwis dan pengelola desa wisata harus diperkuat. Harapannya desa wisata itu punya daya tarik sehingga dikunjungi banyak wisatawan.

Karena itu, pemerintah desa dan Bangunkerto harus bisa bahu-membahu demi kemajuan desa wisata. Terlebih saat ini desa wisata menjadi salah satu roda perekonomian masyarakat di DIY. Sedangkan Anggota Komisi B DPRD DIY Marthia Adelheida mengingatkan, membangun desa wisata dapat hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Warga harus bergerak dan bergotong-royong.

Dia berharap lewat pertemuan itu warga bisa menyampaika segala uneg-uneg terkait pengelolaan desa wisata. Dengan demikian apa yang dikeluhkan warga bisa dicarikan solusi terbaik. “DIY ini menjadi tujuan wisata kedua setelah Bali. Banyak destinasi wisata yang bisa ditawarkan. Termasuk desa wisata,” katanya.
Kepala Desa Bangunkerto Anas Makruf menjelaskan desa wisata sedang berkembang di wilayahnya. Jumlahnya ada tujuh desa wisata. “Empat di antaranya merupakan desa wisata rintisan,” jelas Anas.

Sedangkan sisanya merupakan desa wisata yang telah jadi. Yakni Desa Wisata Kelor, Desa Wisata Pulewulung dan Desa Wisata Plosokuning. Kini tiga desa wisata itu telah ramai dikunjungi wisatawan.
“Alhamdulillah. Ke depan masyarakat Bangunkerto lebih semangat mengembangkan desa,” tuturnya. (ita/kus/mg4)