GUNUNGKIDUL – Jumlah penghayat yang tercatat di database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul sebanyak 310 orang. Namun pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 97/PUU-ⅩⅠⅤ/2016 tanggal 18 Oktober 2017, masih sedikit penghayat yang mengurus pergantian kolom agama pada KTP.

Kepala Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul Anton Wibowo mengatakan, sebanyak 310 penghayat berasal dari 18 kecamatan. Namun yang mengurus pencetakan KTP dengan kolom agama berisi kepercayaan terhadap Tuhan YME baru 13 orang.

Dikatakan, perubahan kolom agama masih sedikit karena stok blangko KTP-el kurang. Jika stok blangko mencukupi, sebenarnya bisa langsung diganti semua data yang tertera dengan penganut kepercayaan. “Tapi berhubung stok sedikit dan permohonan harian juga banyak, jadinya pending dan menunggu dari warga yang mohon penggantian,” ujarnya.

Di satu sisi pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terhadap para penghayat di Gunungkidul. Dengan demikian mereka secepatnya mengurus pencetakan KTP, khususnya agar pada kolom agama tidak lagi strip, melainkan tertulis ‘Kepercayaan terhadap Tuhan YME’.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan, Pendaftaran dan Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul Arisandy Purba menyebut, ada tiga hal penting dalam putusan MK yang harus diperhatikan oleh para penghayat. Pertama, bagi para penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME yang datanya sudah ada dalam database kependudukan, petugas Disdukcapil akan mencetakkan Kartu Keluarga (KK) berdasarkan data yang sudah ada.

Ketiga, dalam hal penduduk yang akan mengubah data dari kepercayaan terhadap Tuhan YME menjadi agama, penduduk tersebut terlebih dahulu mengisi formulir F-1.70 yaitu surat pernyataan perubahan kepercayaan terhadap Tuhan YME menjadi agama pada kolom agama di KTP.“Nantinya formulir dilampirkan bersama fotokopi salinan surat keterangan dari pemuka agama masing-masing sebagai persyaratan perubahan elemen data agama.

Sebagaimana tercantum dalam pasal 8 Permendagri nomor 74 tahun 2015,” kata Arisandy. Di bagian lain, jumlah penganut kepercayaan terhadap Tuhan YME di Gunungkidul per DKB Semester II tahun 2018 penghayat terbanyak di Kecamatan Girisibu. Data itu berasal dari Disdukcapil Kabupaten Gunungkidul. (gun/laz/mg4)