SLEMAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman telah membuka pendaftaran petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS). Setiap tempat pemungutan suara (TPS) membutuhkan dua PTPS.

Di Sleman total ada 3.391 TPS. Maka yang dibutuhkan sebanyak 6.782 PTPS. “Namun baru ada 2.693 pendaftar,” kata Kordiv SDM Bawaslu Sleman, Vici Herawati, Senin (25/2).

Kuota PTPS sesuai petunjuk teknis (juknis) perekrutan PTPS adalah harus merekrut 6.782 PTPS. Satu orang diterima sebagai PTPS. Yang lain untuk penggantian antar waktu (PAW) jika sewaktu-waktu ada yang mengundurkan diri.

Kekurangannya 4.089 pendaftar PTPS. “Belum lagi kalau ada penambahan TPS bagi pemilih pindahan atau DPTb, otomatis akan bertambah kebutuhan PTPS ini,’’ kata Vici.

Kekurangan tertinggi di Kecamatan Depok. Dimana Depok terdapat 404 TPS, membutuhkan 808 pendaftar PTPS. Saat ini baru ada 190 pendaftar.

Satu-satunya solusi adalah menambah masa pendaftaran. Sebelumnya, pendaftaran dibuka 11-21 Februari. Diperpanjang hingga 27 Februari.

Ketua Bawaslu Sleman, M Abdul Karim Mustofa mengatakan, PTPS akan bertugas selama sebulan. Namun diprioritaskan bertugas saat hari H pemungutan suara (17 April 2019).

Karim mengimbau masyarakat memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran PTPS di Panwascam terdekat. “Harapannya, kuota terpenuhi,” tandasnya.

Kecamatan Depok membutuhkan 404 PTPS. Yang mendaftar baru 190 orang. Kecamatan Gamping dibutuhkan pendaftar PTPS 558 orang, yang mendaftar baru 180 orang. Kecamatan Ngaglik membutuhkan 584 pendaftar PTPS untuk 292 TPS, yang mendaftar masih 221 orang.

Sedangkan Kecamatan Kalasan kebutuhan pendaftar 506, yang mendaftar baru 156 orang dan Kecamatan Mlati tercatat kebutuhan 552 pendaftar PTPS hingga saat ini yang mendaftar baru 179 orang.

Selain 5 kecamatan tersebut, rata-rata kecamatan lain juga masih kurang pendaftarnya sehingga diperpanjang juga masa pendaftarannya. Nantinya para calon PTPS akan diseleksi berupa administrasi dan tes wawancara.

“Rencananya pengumuman hasil seleksi diumumkan pada tanggal 8-12 Maret 2019,” ungkap Karim. (har/iwa/mg2)