MAGELANG – Ajang kreativitas dan inovasi (Krenova) kembali dibuka untuk umum dengan perebutan hadiah Rp 39 juta. Hal ini sesuai komitmen Pemkot Magelang untuk terus membangkitkan semangat berinovasi bagi kalangan masyarakat. “Kami menargetkan 30 karya bisa masuk Krenova tahun 2019. Tidak hanya kuantitas, kualitas masing-masing karya juga kami harap terus meningkat,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembagan (Balitbang) Kota Magelang Arif Barata Sakti Senin (25/2).

Ia menjelaskan, secara umum ajang Krenova tahun ini nyaris sama dengan sebelumnya. Setidaknya peserta boleh membuat karya dengan sembilan kategori yang dilombakan. Meliouti agribisnis dan pangan, energi, kehutangan dan lingkungan hidup, kelautan dan perikanan, dan kesehatan obat-obatan dan kosmetika. Selanjutnya, kategori pendidikan, rekayasa teknologi dan manufaktur, kerajinan dan industri rumah tangga, serta sosial. “Batas waktu pendaftaran kami buka hingga 12 Maret 2019, sedangkan batas waktu penyerahan proposal maksimal 14 Maret 2019,” tuturnya.

Selain itu, untuk syarat pendaftar, merupakan penduduk Kota Magelang ditunjukkan dengan KTP, tinggal di Kota Magelang, pelajar, masyarakat, maupun aparatur sipil negara (ASN).”Krenova sudah digelar Pemkot Magelang sejak 2004 silam. Saat ini sudah puluhan karya terproduksi di sini dari inovasi dan kreativitas masyarakat, sehingga mampu mendayagunakan perekonomian warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Harmonisasi Inovasi, Balitbang Kota Magelang Catur Adi Subagyo menambahkan, juara karya Krenova tahun 2018 yakni alat pemanggang makanan dengan tenaga surya. Kini selain mendapatkan HaKI juga berhak mendapatkan pemberdayaan dari Kementerian Ristek Dikti.
”Bantuan yang dimaksud Kementerian menggandeng perusahaan dari Inggris untuk memproduksi dalam jumlah besar. Bantuannya sebesar Rp 300 juta,” ucapnya. (dem/laz/mg4)