GUNUNGKIDUL – KPU Gunungkidul mengajukan pengadaan kotak suara ke KPU pusat. Hingga 209 unit. Meski, kotak suara yang rusak hanya satu unit. Sebab, kebijakan baru memperbolehkan satu TPS (tempat pemungutan suara) diisi dengan 27 kotak suara. Sebelumnya, maksimal 11 unit kotak suara.

”Setelah dilihat lagi ternyata kami masih kekurangan kotak suara,” kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani saat dihubungi Jumat (22/2).

Dari itu, pendistribusian logistik pemilu ke setiap kecamatan menunggu pengiriman kotak dan surat suara tambahan.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu Gunungkidul Divisi Pengawas, Humas dan Antarlembaga Rosita mengaku intens mengawasi logistik Pemilu 2019. Termasuk di antaranya pengajuan tambahan 209 kotak suara.

”Yang rusak satu. Tapi KPU masih kekurangan 208 unit lagi,” ujarnya.

Menurutnya, bawaslu juga intens mengawasi kotak suara. Sebab, kotak suara disimpan di tiga lokasi. Itu untuk memastikan kondisi dan keamanan kotak suara.

”KPU telah mengantisipasi kerusakan kotak suara akibat cuaca hingga gangguan yang lain,” tambahnya. (gun/zam/mg4)