PURWOREJO – Penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) sebenarnya menjadi sesuatu yang biasa bagi masyarakat karena telah berjalan sekian waktu. Hanya saja masyarakat, utamanya pemuka agama, diminta waspada dan tidak lengah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Hal itu disampaikan Kabag Pemerintahan Setda Purworejo Sri Setyowati saat membacakan sambutan Bupati Agus Bastian dalam Forum Group Discussion (FGD) Polres Purworejo dan tokoh agama di aula Hotel Plaza, Jumat(22/2). Hadir ketua DPRD dan perwakilan Forkopimda.

“Segala kemungkinan tetap bisa terjadi dalam sebuah perhelatan yang melibatkan orang dengan beragam kepentingan,” kata Setyowati.

Menurutnya, demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif seperti harapan semua, diperlukan koordinasi sinergis lintas sektoral. Adanya hal itu bisa meminimalisasi persoalan yang kemungkinan akan muncul.

“Kita juga perlu terus mendorong masyarakat untuk memberikan peran serta bagi tumbuhnya kesadaran politik dan demokrasi, sehingga perbedaan yang terjadi tidak menimbulkan gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan perpecahan,”  tambahnya.

Lebih jauh disampaikan, perbedaan pola pandang maupun pilihan dalam berpolitik merupakan suatu hal yang wajar dan itu menandai bahwa iklim demokrasi sudah berjalan dengan baik.

Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi Mulyono mendukung tempat ibadah seluruh agama di Kabupaten Purworejo tidak digunakan untuk kegiatan politik. Ini untuk menjaga agar semuanya bisa aman dan tetap terjaga kerukunan antarwarga. “Memang pilihan boleh beda, tapi masing-masing harus menyadari dan menjaga kenyamanan selama beribadah,” katanya.

Kasat Binmas Polres Purworejo AKP Prayogo mengatakan, FGD Polres dan tokoh agama diikuti oleh pemuka agama di Kabupaten Purworejo. Selain itu juga dihadirkan 10 orang tokoh agama dari 16 wilayah polsek yang ada.

“Selain mendapatkan beberapa pencerahan terkait penyelenggaraan pemilu, kegiatan ini juga kami kemas untuk bersama mendeklarasikan sebagai upaya untuk menciptakan kerukunan umat beragama saat Pemilu 2019, khususnya di Kabuapten Purworejo,” kata Prayogo. (udi/laz/mg2)