JOGJA – Pelaksanaan Jogja Heboh dinilai mampu meningkatkan geliat industri dan kepariwisataan DIY di awal 2019 ini. Jogja Heboh yang diselenggarakan 1-28 Februari 2019 dengan menggandeng para pelaku usaha, industri, pebisnis, seniman serta budayawan. Tujuan utamanya mendongkrak kunjungan wisatawan.

Rangkaian Jogja Heboh antara lain Pejazztrian, Malioboro Fashion Show, 1.000 angkringan & jumputan, Komunitas Sosrowijayan, Coas to Coast, Jogja Heboh Colour Run, pameran perindustrian, pameran Dinas Koperasi, Seni Kriya & Foodfest, Jogja Heboh Fun Bike dan acara lainnya.

Dalam gelaran tersebut terdapat,  acara Malioboro Fashion 1.000 Sarong yang diadakan Minggu (10/2) dengan ragam corak kain sarung yang dipakai ratusan model, dan membuat ribuan penonton terpesona. Sarung bermotif lurik, batik tradisional, poleng, endek, gringsing dan yang lainnya dipertontonkan mulai dari Pasar Beringharjo hingga Titik Nol Kilometer

Rangkaian Jogja Heboh 2019 ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bekerja sama dengan berbagai pihak yang didukung juga oleh Dinas Pariwisata DIY.

Wakil Ketua Umum Kadin DIY Mirwan Syamsudin Syukur mengatakan, ke depan Festival Sarong akan kembali diadakan. Menurut Mirwan Jogja Heboh berimbas pada berbagai sektor, seperti perdagangan, pariwisata, industri, dan kuliner.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Ir Singgih Raharjo menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Jogja Heboh. Karena kegiatan ini dapat memikat kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik.“Dinas Pariwisata DIY selalu mendukung kegiatan yang bernilai wisata dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di DIY,” papar Singgih. (*/a1/din/mg1)