SLEMAN-Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Miftah Maulana Habibburrahman atau Gus Miftah tergolek lemas di ranjang RS “JIH” pascaoperasi. Ya, Gus Miftah pada Selasa pagi (19/2) megalami kecelakaan tunggal yang membuat tiga tulang jari patah dan satu jari lainnya retak.

“Kejadiannya pagi, pas mau nge-gym, tiba-tiba motor ngancing tidak bisa belok,” kata Gus Miftah kepada Radar Jogja Selasa malam (19/2).

Lokasi tempat kejadian kecelakaan Gus Miftah hanya sekitar dua kilometer dari Ponpes Ora Aji. “Pas itu di depan ada mobil, niatnya mau saya bablasin ke sawah karena takut nabrak mobil, terus saya rem malah banting ke kanan,” katanya. Saat kejadian, Gus Miftah menggunakan helm dan kelengkapan berkendara lainnya. Kondisi motor juga cukup baik. “Hanya saat itu sarung tangannya yang belum SNI makanya jadi seperti ini,” tambahnya.

Akibat kecelakaan ini, Gus Miftah terpaksa harus beristirahat. Setidaknya untuk dua hingga tiga hari ke depan. “Saya sedih tidak bisa berdakwah, tidak bisa membersamai jamaah,” kata dia.

Kapolda DIJ Irjen Pol Ahmad Dofiri tadi malam meluangkan waktu untuk menjenguk Gus Miftah. “Ini menjenguk juga sekalian mendoakan agar Gus cepat sembuh,” kata Dofiri. Dofiri juga perihatin. Karena kondisi ini juga menghambat Gus Miftah untuk berdakwah. Namun, dia meminta untuk mengambil hikmah di setiap kejadian. “Sekali lagi kalau berkendara harus memperhatikan jalan, kondisi kendaraan, dan kondisi pengendara,” pesannya. (har/pra/mg1)