JOGJA – Bima Perkasa Jogja (BPJ) menutup seri ke-7 Indonesian Basket Ball (IBL) di Malang dengan sempurna. Di laga terakhir Minggu malam (10/2), David Seagers dkk menghempaskan juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor cukup telak 80-70.

Hasil di Malang tentunya menjadi modal yang cukup berharga bagi BPJ sebelum melakoni seri terakhir IBL yang akan digelar di kandang sendiri Jogjakarta. Seri ke-8 dijadwalkan digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) UNY yang akan dimulai Jumat (15/2). Di laga pertama, BPJ akan meladeni Bogor Siliwangi.

Kemenangan atas Satria Muda Pertamina membawa BPJ ke posisi runner up Grup Merah dengan nilai 24, di bawah NSH Jakarta dengan poin 26. Sementara Satria Muda rela memberikan tempatkan kepada BPJ. Skuad asuhan Youbel Sondakh harus puas berada di posisi ke-3 dengan poin 23. Sementara di posisi keempat dan kelima ditempati Prawira Bandung dan Hangtuah.

Melihat grafik permainan yang ditunjukkan, peluang skuad asuhan Roul Miguel Hadito untuk lolos ke babak play off semakin terbuka lebar. Setidaknya, Yanuar Dwi Priasmoro dkk dapat menyapu bersih tiga laga tersisa di kandang sendiri. Setelah bertemu Bogor Siliwangi, BPJ sudah ditunggu pemuncak klasemen Grup Putih, Stapac Jakarta, dan selanjutnya menghadapi Hangtuah.

Roul mengatakan, keberhasilan menyapu bersih laga di Malang tak lepas dari penerapan game plan yang baik dari para pemain. Selain itu, kombinasi para pemain senior dan muda di BPJ berjalan dengan baik. ”Semua punya tujuan yang sama. Bagaimana tujuan itu bisa dicapai dengan baik. Eksekusi kita juga baik. Namun bagaimanapun juga kami akan terus evaluasi,” jelasnya.

Terkait tiga laga yang akan dihadapi, pelatih yang akrab disapa Ebos ini mengaku akan memikirkan selangkah demi selangkah untuk mencapai target yang diharapkan. Namun dia bertekad, bermain di kandang sendiri menjadi momentum untuk menyapu bersih tiga laga yang tersisa. ”Apapun yang terjadi kami akan hadapi di tiga laga sisa,” jelasnya. (bhn/din/riz)