Indonesia memiliki visi, menuju Indonesia emas pada tahun 2045, hal ini tentu tidak akan bisa tanpa mencetak generasi muda yang mampu bersaing di dunia internasional. Melihat Indonesia sebagai bagian dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tidak bisa hanya diam saja mengikuti alur pendidikan di negeri ini.

UMY harus menjadi bagian dari perwujudan kebangkitan pendidikan di negara ini, berkontribusi untuk mewujudkan mimpi tersebut, dengan mencetak lulusan yang bertaraf internasional.

Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Internasional UMY mengatakan bahwa UMY memiliki cita-cita yang besar terhadap kemaslahatan umat bangsa ini maupun dunia.

Menjadi salah satu International reputable university merupakan langkah yang besar untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dimulai dengan menjadi Leading University di ASEAN, UMY berhasil melangkah maju untuk mencetak lulusan berkelas internasional.

Dibuktikan dengan keberhasilan UMY pada 21 Januari lalu yang berhasil mendapatkan usulan kerjasama ‘gelar bersama (joint degree)’ secara online. Joint Degree tersebut dilakukan antara Magister Ilmu pemerintahan (MIP) UMY dengan program studi Magister Administrasi Mindanao State University Filipina.

Dengan begitu, lulusan MIP UMY nantinya akan secara resmi menerima double degree dari kedua universitas tersebut.

Nurmandi berharap langkah ini menjadi salah satu bukti kontribusi UMY untuk bangsa serta kemaslahatan umat, juga tentunya dapat menjadi motivasi bagi universitas maupun program lainya, dan akan meningkatkan kualitas lulusan serta mahasiswa UMY sebagai generasi keemasan.

“Kami harap program ini bisa menjadi pioneer untuk program double degree yang lain, dan mendorong program-program yang lain untuk mengadakan double degree, sehingga mahasiswa UMY semakin kompetitif di dunia international,” ungkapnya.

Sementara itu Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D Executive Director of Cooperation and International Affairs UMY menambahkan, hal ini merupakan capaian yang luar biasa sekaligus prestasi, karena UMY berhasil menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang lolos seleksi evaluasi secara online oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia.

“Ini menjadi lompatan yang luar biasa karena double degree dengan mengajukan ijin evaluasi secara online itu lebih rinci dan lebih detail dari pengajuan dengan hard copy,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (29/1).

Eko juga menambahkan, dengan joint degree tersebut membangkitkan semangat dan harapan baru bagi alumni-alumni UMY di masa depan. Selain itu UMY juga semakin dekat dalam mencapai cita-citanya.

“Salah satu cara dan tahapan untuk UMY meraih International Reputable University dan menjadi Leading ASEAN University, maka salah satunya adalah dengan mendapatkan double degree yang artinya alumni UMY setara dengan alumni negara ASEAN yang lain,” ungkap Eko.

Tidak hanya MIP, Eko mengatakan tahun ini UMY juga akan mengajukan double degree pada program studi yang lainya diantaranya Magister Keperawatan, Magister Manajemen Rumah Sakit, Magister Manajemen, S1 Ilmu Pemerintahan, S1 Teknik, S1 Akuntansi, dan juga program studi lainya. UMY juga akan bekerja sama melakukan joint degree dengan Universitas Utara Malaysia, Universitas Putra Malaysia, Asia University Taiwan, Khon Kaen UUniversity Thailand, dan lainya.

“Kami akan concern pada perguruan tinggi yang sudah menerima mahasiswa UMY, dan mereka mengirimkan mahasiswanya ke UMY,” imbuhnya. (pras/riz)