PURWOREJO – Anggota Polri dan TNI bersama petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Purworejo menggelar simulasi pengamanan dalam menghadapi Pemilu 2019 di Jalan Proklamasi, akhir pekan lalu. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan petugas jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi di Purworejo.

Sesuai skenario yang ada, aksi diawali dengan kehadiran ratusan orang yang tidak terima dengan hasil pemilu. Mereka melakukan unjuk rasa yang berbuntut kejadian anarkhis.

Waka Polres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani mengungkapkan jika kegiatan itu merupakan pemantapan kesiapan seluruh petugas dalam mengamankan kejadian huru-hara jika nantinya terjadi. Latihan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran, bagaimana prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan. Sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu sehingga dapat berjalan tertib, lancar, aman dan sukses.

“Pengamanan ini kami  sebut dengan Sispamkota atau Simulasi Sistem Pengamanan Kota Triprata. Latihan ini untuk memantapkan kesiapan kami dalam menangani kerusuhan yang diakibatkan Pemilu 2019 jika terjadi,” kata Andis.

Ditambahkan, sampai saat ini situasi di Purworejo masih sangat kondusif. Meski demikian pihaknya tetap melakukan antisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Pihaknya juga akan terus meningkatkan kordinasi dengan TNI dan Pemkab Purworejo agar situasi pemilu berjalan kondusif.  “Pada tahapan pemilu nantinya kami akan siaga di objek vital, seperti kantor KPU dan Bawaslu Purworejo,”  tambah Andis.

Sementara itu, Kasdim 0708/Purworejo Mayor Inf Sulistiyono mengungkapkan latihan pengamanan pemilu memiliki arti yang penting. TNI dituntut senantiasa memiliki kesiapsiagaan dan kecepatan bergerak membackup Polres Purworejo dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi 2019 yang aman dan kondusif.

Dalam kegiatan itu, secara khusus Kodim 0708 Purworejo menurunkan 200 personel. Saat pelaksanaan pemungutan suara, nantinya mereka juga akan dilibatkan dalam pengamanan bersama dengan Polres.

“Memang ke-200 anggota tidak kami turunkan semua. Karena sebagian kami siagakan di markas dan siap turun setiap waktu jika memang diperlukan,” kata Sulistiyono. (udi/laz/tif)