BANTUL – Sensasi berbeda tentunya ketika menikmati senja di atas bukit dengan pemandangan laut dan pantai, seperti di Bukit Paralayang Parang Endog yang berada di atas Pantai Parangtritis. Lokasi ini bisa jadi alternatif berakhir pekan bersama kawan maupun kekasih.

Awalnya bukit paralayang ini hanya digunakan sebagai tempat atlet paralayang berlatih. Letaknya yang berada di atas laut, membuat angin yang berhembus cukup kencang cocok digunakan untuk olah raga ini.

Untuk menuju lokasi ini, pengunjung hanya melewati jalan lurus dan menanjak searah dengan rute menuju Queen South Resort. Sedikit kerja keras untuk naik ke bukit ini, karena jalan tidak rata, dan banyak yang berlubang. Pastikan juga kondisi kendaraan baik untuk melalui medan seperti ini.

Sesampainya di lokasi bukit, pengunjung harus menaiki beberapa anak tangga yang tidak terlalu tinggi. Setelah itu, hamparan laut dan pantai nan indah akan memanjakan mata. Sementara di area belakang pengunjung, akan disuguhi pemandangan bukit karang yang menjulang tinggi.

Tak perlu membayar mahal, pengunjung hanya perlu membayar retribusi masuk ke area pantai Rp 10 ribu/orang, saat akan naik menuju ke bukit, kembali membayar retribusi sebesar Rp 5 ribu, dan parkir Rp 2 ribu.

Saat menjelang senja, Bukit Paralayang Parang Endog akan dipadati puluhan pengunjung, bahkan terkadang tidak ada lokasi untuk duduk. Sebagian memilih duduk di warung kopi di area bawah bukit ini.

Seperti warga Jogja Chris Cahyo Utomo yang sore itu memilih menikmati senja di warung kopi. “Di sini lebih luas, gak terlalu ramai. Lebih santai juga bisa sambil minum kopi atau makan mie instan dan gorengan,” ungkapnya. (ita/jko)