JOGJA – Dinas Pariwisata DIY menargetkan 5,9 juta wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, akan berkunjung ke DIY. Untuk memfasilitasinya Dinpar DIY meluncurkan Calendar Of Event.

Dalam Calendar Of Event terdapat 47 event unggulan yang terbagi di empat kabupaten dan satu kota di DIY. Event seperti Kembul Sewu Dulur, lomba Seni Suara Burung Perkutut, Festival Alun-Alun Selatan, Merapi Night Festival, Festival Lintas Komunitas, Lomba Pacuan Kuda, Jogja International Heritage, Ngayogjazz, Pasar Keroncong Kotagede, serta event lainnya.

Terbagi beberapa ragam bentuk yakni, 10 event destinasi, 12 event komunitas, 14 seni budaya, dan 11 event sport. Selain event unggulan, terdapat ratusan event tersebar di DIY yang siap dinikmati oleh wisatawan di tahun 2019.

Kepala Dinpar DIY Singgih Raharjo mengatakan, ingin DIYbisa menjadi pusat pendidikan dan perkembangan budaya daerah. Terlebih di Asia Tenggara, pada 2025.

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, Singgih mengklaim banyak keunggulan yang dimiliki Jogjakarta. Singgih mendorong agar masyarakat atau para pelaku ekonomi mampu mewujudkan kepariwisataan yang bersifat kreatif dan inovatif. “Dinpar bersama dengan stakeholder telah memiliki event. Baik di tingkat nasional maupun internasional,” paparnya.

Calender of event itu pun menjadi salah satu cara mempromosikan pariwisata di DIY. Melalui itu diharapkan pula bisa mempermudah khalayak untuk mendapatkan informasi. Khususnya untuk menyesuaikan waktu berkunjung ke DIY.

Sedang Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mendukung penuh rangkaian agenda di bawah naungan Dinpar tersebut. Dia berharap agenda pariwisata yang ada bisa menjadi inspirasi untuk mengembangkan keragaman.

“Adanya launching kalender Dinpar dapat menjadi momentum yang baik, guna mempromosikan akselerasi pembangunan dan pengembangan pariwisata. Khususnya di bidang industri jasa,” tuturnya. (*/a1/cr9/pra/riz)