SLEMAN- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Sleman mengawali 2019 berbekal tren positif capaian tahun lalu. Dengan cakupan layanan mencapai 23,17 persen dari total penduduk Kabupaten Sleman sebanyak kurang lebih 1,1 juta jiwa.

Adapun total pelanggan sebanyak 34.673 unit. Terdiri atas rumah tangga (33.895 unit); sosial (309 unit); instansi (198 unit); niaga/industri (176 unit); dan kran umum (95 unit). PUDAM Tirta Sembada melayani masyarakat di 16 wilayah kecamatan. Dari total 17 kecamatan se-Sleman, kecuali Cangkringan.

Direktur Utama PUDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata SE MM mengatakan, total debit air dari sumber terpasang sebesar 497 liter per detik. Terdiri atas dua mata air (96 liter/detik); 26 unit sumur dalam (195 liter/detik); 26 unit sumur dangkal (147 liter/detik); dan 2 unit air permukaan (69 liter/detik).

Sementara debit sumber produksi mencapai 353 liter per detik. Terdiri atas 2 mata air (94 liter/detik); 26 unit sumur dalam (135 liter/detik); 26 unit sumur dangkal (77 liter/detik); dan 2 unit air permukaan (47 liter/detik). Sedangkan total produksi air sebesar 10.133.190 meter kubik. Distribusi air 8.620.428 meter kubik. Air terjual 6.417.118 meter kubik.

“Kami terus berusaha menekan tingkat kehilangan hingga 25,56 persen pada 2018. Turun dibanding 2017 sebesar 27,35 persen dan 2016 yang mencapai 28,31 persen,” jelasnya kemarin (7/1). “Jumlah pelanggan bertambah tapi tingkat kehilangan air terus berkurang,” tandas Dwi.

Dari sisi kesehatan perusahaan, PUDAM Tirta Sembada masuk katergori baik berdasarkan penilaian Kemendagri (72,59) maupun Kemen PUPR (3,645).

Lebih lanjut Dwi menyatakan tahun ini menargetkan 3.900 sambungan baru. Selain itu, PUDAM Tirta Sembada konsisten dalam pengembangan sayap usaha lewat produk air minum dalam kemasan Daxu. Per Oktober 2018 Daxu telah mengantongi sertifikat halal dari MUI, izin BPOM, dan bersertifikat SNI.

Adapun progress penjualan Daxu hingga akhir 2018 terdiri atas: kemasan gelas 240 ml sebanyak 14.603, kemasan botol 330 ml 5.174 karton, kemasan botol 600 ml 2.696 karton, dan galon 19 liter 514 galon.

Dwi berharap, ke depan penjualan Daxu bisa lebih merata. Menjangkau seluruh masyarakat Kabupaten Sleman. Juga bisa menjadi hidangan bagi tamu-tamu hotel di seluruh wilayah Sleman. (*/yog/riz)