SLEMAN – PSS Sleman telah memberikan sinyal keikutsertaannya di Piala Presiden 2019 yang akan digelar Maret mendatang. Selain sarana pematangan tim, laga pramusim tersebut diharapkan menjadi tempat trial seandainya Super Elja belum melengkapi skuad sebelum kompetisi Liga Indonesia digelar Mei.

Ya, sejauh ini PSS Sleman telah mengikat 17 pemain. Dari jumlah tersebut, belum ada satu pun pemain asing yang diikat. Sedangkan pihak manajemen masih terus melakukan negosiasi dengan sejumlah pemain yang direkrut.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara mengaku telah merekomendasikan sejumlah nama pemain asing yang masuk dalam bidikannya.

Namun, Seto tak terlalu mempermasalahkan seandainya di Piala Presiden nanti, timnya belum merekrut pemain asing.

Menurutnya ajang Piala Presiden bisa dimanfaatkan untuk trial. Baik bagi pemain lokal maupun pemain asing. ”Kita biasa lihat kualitasnya di sana,” kata Seto, Selasa (5/2).

Nantinya, Seto tetap akan memanfaatkan pemain-pemain yang telah bergabung bersama skuad. Dia sudah melihat kualitas pemain-pemain saat melawan Barito. Dia merasa mereka cukup bisa bersaing di Piala Presiden.”Lagi pula ini hanya ajang pemasanan,” terangnya.

Pelatih dengan lisensi A AFC ini cukup yakn dengan skuadnya yang dimiliki saat ini. Meskipun sebenarnya, skuad yang ada sekarang masih jauh dari kata lengkap. ”Memang targetnya sebelum Piala Presiden sudah komplet. Kalau pun belum ya tidak masalah,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, manajemen sendiri telah mematok target merampungkan kontrak pemain. Target tersebut berdasarkan pada acuan bahwasannya PSS Sleman akan ikut serta ada Piala Presiden 2019. ”Ya karena manejemen sudah putuskan ikut, mau tidak mau harus kami siapkan,” kata pelatih asal Kalasan, Sleman ini.

Seperti diketahui dari 17 nama yang telah direkrut Super Elja seluruhnya merupakan pemain lokal. Sejumlah nama baru yang didatangkan oleh PSS Sleman seperti, Derry Rachman, Sidik Saimima, Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, Nerius Alom, Kushedya Hari Yudho dan yang terakhir Arsyad Yusgiantoro.

Dengan begitu, masih ada slot delapan pemain yang akan didatangkan oleh manajemen PSS Sleman. Super Elja sendiri berencana akan memanfaatkan semaksimal mungkin kuota pemain asing. Namun sejauh ini, belum ada kepastian dari operator Liga Indonesia mengenai pemain asing yang dimiliki setiap klub untuk menghadapi kompetisi musim ini. (bhn/din/riz)