SLEMAN – Tanpa embel-embel pemain bintang, rekrutan anyar PSS Sleman menunjukkan permainan yang mumpuni. Itu tampak pada dua pertandingan resmi yang telah di lalui Super Elja di babak 32 besar Piala Indonesia.

Ya, PSS Sleman memastikan diri lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan skuad bertabur bintang Timnas Indonesia, Barito Putera dengan skor 3-3. Sehingga PSS Sleman unggul agregat 5-4.

Sejumlah nama anyar seperti Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, Sidik Saimima, Derry Rachman hingga Kushedya Yudo mampu tampil impresif mengimbangi kreativitas lawan yang dikomadoi Evan Dimas dan Bayu Pradana.

Penampilan gemilang pemain anyar tersebut setidaknya menepis skeptis anggapan rekrutan pemain dari tim kasta Liga 2. “Mereka adalah talenta yang kami butuhkan,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara, Jumat (1/2).

Pelatih yang baru menjelani kepelatihan di Spanyol ini tak sungkan memberikan pujian kepada skuad barunya tersebut. Para rekrutan anyar tersebut mampu memberi warna bagi gaya permainan PSS Sleman.

Hal itu dikarenakan sejumlah penggawa anyar dinilai mampu menjalani proses adaptasi dengan cepat setelah bergabung bersama Super Elja. “Ada progres. Dengan usia terbilang muda, masih bisa berkembang lagi,” kata Seto.

Seperti diketahui jelang putaran Liga 1 Indonesia yang rencananya digelar Mei mendatang, PSS Sleman memang kehilangan sejumlah pemain kunci. Di posisi penyerang, PSS kehilangan Rifal Lastori dan Christian Gonzales. Namun, hal tersebut bisa ditutupi dengan kehadiran Haris dan Yudho.

Keberadaan Haris, seolah mampu menggantikan peran Rival Lastori di sisi kiri serangan PSS. Bahkan, eks PS Mojokerto berhasil menyumbang satu gol dan 1 assist. Sementara keberadaan Yudo, meski gagal menyumbang gol, pergerakannya mampu memberi ruang bagi pemain lain.

Sedangkan Sidik yang musim lalu berseragam Perseru Serui berhasil menyumbangkan sebuah gol guna melengkapi hasil seri 3-3. Tercatat, eks Persebaya ini telah mengemas gol dua gol selama membela PSS Sleman. Satu gol diciptakan di laga celebration game saat melawan Persis Solo beberapa waktu lalu.

Di Sektor pertahanan, hengkangnya Aditya Putra Dewa di pos bek kiri dapat ditutupi oleh Derry. Sama halnya seperti Aditya, Derry pun tidak hanya piawai dalam melakukan penjagaan di lini pertahanan, tetapi juga piawai dalam membantu serangan.”Semua ini bukan penampilan teknis secara individu. Semoga bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Selain kelima nama tersebut, PSS Sleman juga mendatangkan dua pemain anyar yaitu Jajang Sukmara dan gelandang bertahan eks PSIS Semarang, Nerius Alom. Kehadiran penggawa anyar tersebut bakal menjadikan lini belakang dan tengah PSS Sleman semakin kompetitif. Apalagi keduanya sebelum mengenakan jersey Laskar Sembada bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia. (bhn/din/riz)