MAGELANG – Umat Tri Dharma Liong Hok Bio Kota Magelang memulai rangkaian perayaan Sin Cia (Tahun Baru Imlek 2570/2019) dengan menggelar sembahyang   Sang An (Punggahan Toa Pekong), Selasa (29/1). Sembahyang yang dipimpin  Pandhita Tjong Swie Nyo ini dilakukan di depan altar kelenteng dan di depan patung Tjo Cau Kong (Dewa Dapur) yang letaknya di dapur kelenteng.

Ketua Yayasan Tri Bakti Paul Candra Wesi Aji menjelaskan, sembahyang Toa Pekong naik tersebut dilakukan untuk melaporkan kepada para dewa. Khususnya Dewa Tjo Cau Kong tentang amal baik dan buruk para umat selama setahun perjalanan.

“Kami berharap pada sembahyang itu amal perbuatan yang baik-baik selama satu tahun ini yang dilaporkan melalui dewa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya di sela kegiatan.

Usai ibadah itu para umat melaksanakan pembersihan rupang-rupang (peralatan), altar, dan para Sin Ben/Kim Sin (patung dewa-dewi). Selain itu peralatan lainnya di dalam kelenteng yang pernah terbakar tahun 2014 itu.

Ada yang berbeda dalam proses pembersihan rupang ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Yakni patung yang ada di dalam kelenteng  dan sebagian besar terbuat dari kayu  dibersihkan dengan cara disikat menggunakan sikat  berbulu halus dan juga menggunakan kulit buah jeruk Bali.

“Kami sengaja menggunakan kulit buah jeruk Bali dengan alasan menjaga agar rupang-rupang yang masih tergolong baru tersebut tidak rusak akibat disiram air,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Awe itu mengungkapkan penggunaan kulit buah jeruk Bali juga atas dasar  petunjuk dari salah satu Suhu dari Singapura. “Beberapa hari lalu Suhu di Singapura memberikan petunjuk agar dalam membersihkan rupang-rupang menggunakan  kulit jeruk. Kulit jeruk ini mengandung sedikit minyak dan menjadikan  lebih bersih,” katanya.

Ia menambahkan rangkaian perayaan tahun baru akan dilanjutkan dengan sembahyang Ti Sik (tutup tahun)  pada Kamis, 4 Februari.; Ibadah itu akan disambung dengan sembahyang awal tahun baru  Imlek 2570 yang digelar  pukul 00.00, 5 Februari.

Adapun sebagai penutup, pada 15 hari setelah Tahun Baru Imlek, Kelenteng Liong Hok Bio akan melaksanakan kirab Cap Go Meh pada 19 Februari. Kirab akan melewati beberapa ruas jalan di kawasan Pecinan Kota Magelang.

Kirab dimulai dari Kelenteng Liong Hok Bio di Jalan Alun-Alun Selatan menuju Jalan Pemuda, Jalan Mataram, Jalan Sriwijaya, Jalan Kalingga, Jalan Tarumanegara. Kemudian masuk kembali ke Jalan Sriwijaya, Jalan Majapahit, Jalan Sigaluh dan kembali ke kelenteng. “Pada malam harinya akan dilaksanakan malam perayaan Cap Go Meh yang ditandai pesta kembang api,” tandasnya. (dem/laz)