MAGELANG – Sudah hampir dua bulan, sejak awal Desember 2018 lalu, panitia seleksi (pansel) calon sekda Kota Magelang bekerja. Kini prosesnya tinggal menentukan siapa yang bakal dijadikan pejabat definitif oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.

Karena persetujuan dari Gubernur Jawa Tengah maupun rekomendasi pelantikan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah ada ‘’Sudah ada persetujuan dari gubernur Jateng dan sudah mendapat rekomendasi untuk pelantikan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi tetap tiga besar dan saat ini sudah di tangan wali kota,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang Aris Wicaksono, Senin (28/1).

Ditanya soal siapa yang akan dijadikan sekda Kota Magelang, Aris menjawab diplomatis. Calon yang diajukan kepada wali kota tetap tiga orang seperti hasil keputusan pansel calon sekda Kota Magelang pada 17 Desember 2018. “Dan yang jelas tahun ini sudah ada Sekda Kota Magelang definitif,’’ tuturnya.

Ketiga calon sekda tersebut adalah Deddy Eko Sumarwanto selaku Pengawas Pemerintah Madya Pemkot Magelang. Berikutnya Joko Budiyono selaku Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Pemkot Magelang. Selanjutnya, Larsita Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Magelang. ‘’Penetapan itu bukan berdasarkan hasil seleksi, tetapi urutan abjad,’’ tutur Aris.

Lolosnya ketiga calon sekda itu dimuat dalam Pengumuman Nomor 15/PANSEL-JPT/XII/2018 yang ditandatangani Ketua Pansel Mohammad Arief Irwanto pada 17 Desember 2018. Arief dalam pengumuman itu menerangkan, penetapan ketiga calon sekda itu berdasarkan hasil penilaian administrasi, uji kompetensi menggunakan assessment center, uji gagasan tertulis, presentasi dan wawancara yang dituangkan dalam berita acara. ‘’Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” ujarnya.

Seperti diketahui, empat calon Sekda Kota Magelang yang mengikuti seleksi. Selain tiga nama tersebut, masih ada nama Arif Barata Sakti, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkot Magelang, yang akhirnya tidak lolos seleksi. Sedang pansel terdiri lima orang, diketuai Mohammad Arief Irwanto Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jateng yang juga merangkap anggota. Anggota lainnya adalah Anjaswari Dewi Kepala Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara Yogyakarta. Eko Muh Widodo Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang. Sukarno Dekan FKIP Universitas Negeri Tidar dan Marsda TNI (Purn) Gadiono tokoh masyarakat Kota Magelang.

Ketua Fraksi Hanura-Nasdem (Hannas) DPRD Kota Magelang, HIR Jatmiko, meminta wali kota segera menentukan pilihan. Sehingga proses seleksi yang sudah berjalan sejak tahun lalu, bisa segera dituntaskan serta diselesaikan. Mengingat fungsi penting sekda definitif dalam jalannya roda pemerintah yang dinamis.

“Tidak usah terlalu subyektif dalam memilih, malah nanti wali kota bingung sendiri. Yang jelas semuanya terbaik dan mumpuni,” tandasnya. (dem/din)