KULONPROGO – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinso P3A) menggelar ujian tertulis untuk formasi Kader Penanggulangan Kemiskinan Daerah (KPKD). Ujian diikuti 308 orang peserta di Aula Adikarto Kulonprogo (28/1).

Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinsos P3A Kulonprogo, Sunaryo menjelaskan, pendaftaran berlangsung 22-25 Januari 2019. Dilanjutkan seleksi administrasi.

Lowongan formasi KPKD 2019 sebanyak tujuh orang. Pengumuman rekrutmen kader bias diakses melalui website Dinas Tenaga Kerja Kulonprogo.

“Ujian tertulis hari ini (28/1) diikuti 287 orang dari 308 orang peserta. Ada 21 orang peserta tidak hadir tanpa keterangan,” kata Sunaryo.

Menurut dia, KPKD adalah tenaga kontrak. Sementara rekrutmen tahun ini tujuannya untuk mengisi kekosongan KPKD di desa.

“Jadi saat ini ada tujuh desa di Kulonprogo yang melakukan rekrutmen. Mereka akan bertugas selama satu tahun,” ujar Sunaryo.

Mereka yang ikut seleksi kemudian diranking. Dari 308 orang, diambil peringkat tertinggi. Dari ranking 1 hingga 45. Ketika di ranking 45 ada nilai yang sama, diikutkan seleksi kedua, diseleksi komputer.

“Peserta akan mengikuti tiga tahap seleksi. Tahap pendaftaran dan seleksi administrasi, seleksi tertulis, seleksi komputer dan wawancara. Pengumuman pada Rabu (30/1),” ucap Sunaryo. (tom/iwa/fn)