GUNUNGKIDUL – Sebagian ruas jalan di sepanjang jalur Hutan Tleseh, Playen hingga Kecamatan Patuk saat malam hari dipastikan gelap gulita. Sebab, lampu penerangan jalan umum (LPJU) di jalan nasional ini bermasalah.

Kepala Bidang LPJU dan Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Eli Susanto membenarkannya. Menurutnya, penanganan LPJU itu kewenangan Balai Pengawas Transportasi Darat (BPTD). Lembaga di bawah Satuan Kerja (Satker) Kementerian Perhubungan berkantor di Semarang.

”Namun, perbaikannya kami ambil alih. Pertimbangannya, jarak tempuh. Tidak mungkin memanggil teknisi dari sana (Semarang, Red) ke Jogja,” kata Eli saat dihubungi Senin (28/1).

Hanya diakui, proses perbaikan membutuhkan waktu. Terlebih, dishub saat ini kehabisan stok material. Pengadaan material berupa lampu, kabel, dan panel saat ini masih dalam proses penyusunan dokumen.

”Diperlukan waktu sekitar dua bulan untuk pengadaan bahan material perbaikan LPJU,” ujarnya.

Kendala itu belum seberapa. Dishub juga harus berkoordinasi dengan Perhutani. Untuk pemotongan batang pohon. Lantaran kabel LPJU melewati tanah Perhutani.

”Dulu pernah ada teguran karena memotong batang kayu yang menghalangi kabel,” ucap Eli menyebut penyebab kerusakan karena faktor alam dan binatang liar.

Subekti Kuntariningsih, seorang pengguna jalan merasa waswas ketika melintas di jalan gelap. Apalagi, di kawasan Hutan Tleseh pernah terjadi kasus pencabulan. Dari itu, dia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan. (gun/zam/fn)