JOGJA- Indosat Ooredoo memberikan donasi untuk pengadaan komputer kepada Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Senin (28/1). Bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan Indosat kepada dunia pendidikan sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia.

Presiden Direktur Indosat Ooredoo Chris Kanter mengatakan, pihaknya melihat kepedulian yang sama antara Indosat Ooredoo dengan PP Muhammadiyah. Yaitu terhadap pengembangan pendidikan dan pemberdayaan SDM di Indonesia. Melalui Gerakan Indonesia Belajar yang dibentuk sejak 2006, Indosat terus berupaya mendukung semua aktivitas yang berhubungan dengan pendidikan dan pengembangan SDM.

“Ada tiga pilar CSR yang selama ini menjadi prioritas Indosat. Yakni pemberdayaan perempuan, pendidikan dan inovasi, serta kesehatan,” ujar Chris. Adapun total bantuan yang diberikan Indosat Ooredo adalah Rp.150 juta.

Chris mengungkapkan, hingga akhir 2018, sebanyak 84.230 anak di Indonesia telah menerima manfaat dari bantuan program CSR tersebut. Pihaknya mengaku, saat ini Indosat telah melakukan transformasi besar. Tak hanya dari sisi bisnis tetapi juga sosial.

“Semoga bantuan tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya sekaligus dapat menghadirkan pendidikan yang lebih baik lagi guna mempersiapkan generasi mendatang yang dapat membawa kemajuan,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto mengatakan, saat ini Muhammadiyah memiliki 174 perguruan tinggi negeri dengan 500 ribu mahasiswa tersebar di seluruh Indonesia. “Saya mengucapkan terimakasih atas apa yang diberikan Indosat. Semoga bantuan ini memberikan manfaat,” tuturnya. (sce/met/pra/fn)