PURWOREJO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purworejo terus menggalang partisipasi masyarakat untuk melakukan pengawasan sukarela. Program Pengawasan Rakyat Semesta menjadi rumah besar yang akan mengawal pelaksanaan Pemilu 2019.

Seperti halnya dilakukan para pemilih pemula yang bernaung dalam kader bela negara yang dibina Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purworejo. Dengan ikhlas mereka mendeklarasikan menjadi pengawas partisipatif bersamaan kegiatan pentas musik kebangsaan di kantor Kesbangpol, Sabtu malam (26/1).

Deklarasi tersebut disaksikan Komisioner Bawaslu Kabupaten Purworejo Abdul Azis, Kepala Kesbangpol Bambang Sadyo Hastono, Kepala Bagian Humas Bambang Gatot Seno Aji, dan jajaran Forkopimda.

Abdul Aziz sendiri mengapresiasi kegiatan itu dan menyebut  gerakan pengawasan pemilu rakyat semesta di Kabuapten Purworejo terus membesar dan kokoh. Diungkapkannya, Bawaslu memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan pengawasan partisipatif.

“Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu saja, tapi juga melibatkan elemen masyarakat sebagai pemegang kedaulatan sah di negeri ini,” kata Aziz.

Dengan adanya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, diharapkan potensi pelanggaran semakin kecil. “Setelah deklarasi ini, para kader bela negara akan aktif memberikan informasi dan turut memantau serta memonitor pelaksanaan tahapan pemilu di wilayah masing-masing,” katanya.

Kabag Humas Bambang Gatot Seno Aji menjelaskan, para kader bela negara itu merupakan pemilih pemula dari sekitar 30 sekolah di Kabupaten Purworejo. Mereka dibentuk saat Gatot masih menjabat kepala Kesbangpol dengan nama tim Alfa.

Para kader bela negara itu sudah digembleng tentang nasionalisme dan wawasan kebangsaan di Batalyon 412. Mereka diajarkan tentang semangat-semangat nasionalisme dan bela negara. “Saya kira sangat tepat. Para kader bela negara ini memiliki militansi yang kuat, sehingga sangat strategis bermitra dengan Bawaslu,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kesbangpol Bambang Sadyo Hastono. Dia sangat mendukung para kader bela negara itu mendeklarasikan diri sebagai relawan pengawas pemilu. Dia optimistis penyelenggaraan pemilu di Purworjeo bisa berjalan dengan baik dan bermartabat. (udi/laz/tif)