JOGJA – Setelah satu tahun berliku, Asosiasi Provinsi (Asporov) PSSI DIJ akhirnya menemui titik terang. Kongres Luar Biasa (KLB) pun segera digelar, tepatnya 24 Maret mendatang, di Monumen PSSI.

“Tempat ini kami pilih agar dapat mengingat kembali fitrah PSSI,” jelas Muhammad Irkham selaku Wakil Ketua Panitia KLB kepada wartawan Minggu (27/1).

Ketua Panitia KLB Wahyudi Kurniawan menyatakan, siapa pun berhak mengajukan diri. Termasuk Bambang Dwi Kuncoro yang telah dijatuhi mosi tidak percaya oleh para voter. “Kalau pun kongres memang menghendaki Pak Bambang terpilih, juga akan kami dukung,” kata Wahyudi.

Terhitung sejak Rabu (23/1), panitia dan komite pemilihan telah bekerja dengan surat keputusan resmi dari PSSI. Komite ini terdiri atas Armando Pribadi selaku ketua, beserta Ediyanta dan Kuncoro Mangkunegoro sebagai anggota.

“Bagi yang mengajukan diri dipersilakan,”  kata Ediyanta.  Irkham menegaskan, siapa pun yang jadi besok, pihaknya akan mendukungnya.

Tentu saja ia berharap orang yang benar-benar kompeten yang akan mengisi jabatan-jabatan ini. Hal ini agar dunia sepak bola di Jogjakarta dapat berkembang dan berprestasi.

Penyelenggaraan KLB ini menjadi titik terang kembalinya persepakbolaan Jogjakarta di kancah nasional maupun internasional. Sebab, setahun ke belakang berbagai kompetisi yang diadakan oleh PSSI tidak bisa diikuti DIJ. “Semoga ini menjadi harapan baru,” jelas Irkham.

Pekan Olahraga Daerah (Porda) di cabang futsal dan sepak bola pun sempat terancam hilang. Namun, Wahyudi telah menjalin komunikasi dengan KONI DIJ. Ia pun memastikan cabang olahraga ini tetap dipertandingkan. (cr10/laz/tif)