SLEMAN – Rencananya, akan dibangun empat jembatan di Jalan Gito Gati. Jalur tersebut pun harus ditutup. Namun rencana penutupan minim sosialisasi.
Awalnya, dijadwalkan bulan ini pembangunan dilakukan. Ternyata belum dimulai hingga Selasa (22/1). Keempat jembatan bakal dibangun dalam waktu bersamaan.

Masyarakat banyak yang tidak tahu rencana tersebut. Salah seorang warga Dusun Beran, Joko Sukiman, 32, mengatakan, tidak tahu kepastian penutupan Jalan Gito Gati. Dia hanya mendengar kabar dari orang-orang yang lewat dan mampir di warungnya saja.

Jika ada penutupan jalan, menurut Joko, seharusnya dilakukan sosialisasi paling tidak seminggu sebelum proyek dilakukan. “Belum ada (sosialisasi),” kata Joko (22/1).

Salah seorang penjual angkringan di Jalan Gito Gati, Agung Supriyadi, 40, mengatakan, dia sudah tahu rencana penutupan jalan. Dia mendengar kabar, penutupan dilakukan 14 Januari 2019.

“Tapi ternyata mundur. Sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” ujar Agung.

Jalan Gito Gati menjadi jalur alternatif dari dampak pekerjaan Underpass Kentungan. Kendaraan barang banyak yang melintas. Agung mempertanyakan pengerjaan jembatan yang berbarengan dengan underpass. “Pasti nanti kendaraan akan padat. Jalur alternatif semakin jauh,” ujar Agung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno mengatakan, pembangunan jembatan kewenangan provinsi. Karenakan status Jalan Gito Gati merupakan jalan provinsi.

“Memang lokasinya di Sleman. Tapi melihat status jalannya, itu kewenangan provinsi,” ujar Sapto.

Dia juga belum mengetahui secara pasti pembangunan dilakukan. “Bisa jadi (baru dibangun) Februari 2019. Tepatnya kapan? Saya kurang tahu,” kata Sapto.
Dia mengimbau masyarakat agar melewati jalan alternatif lain. Sebab Jalan Gito Gati hanya bisa dilintasi kendaraan ringan. “Mungkin (nanti) dibuatkan jalan untuk warga sekitar yang ingin melintas,” ujar Sapto. (har/iwa/fn)