KULONPROGO – Alex Prasteyo, 34, tak pernah menyangka. Keasyikannya memancing dikejutkan oleh insiden mobil mewah terjun bebas di dekat lokasi dia mengail ikan. Sungai Serang di Jalan Nyi Ageng Serang, Dusun Tambak, Triharjo, Wates, Kulonprogo yang semula hening pun langsung riuh didatangi warga Minggu (20/1) malam lalu.

Korbannya Sujono, 66, warga Padukuhan Kadipaten, RT 07/RW04, Desa Triharjo, Wates. Mobil Mitshubishi Pajero G 7901 CC yang dikendarainya terjun bebas ke dasar sungai sedalam sekitar dua meter itu.

“Ada suara benturan keras lalu mobil putih itu meluncur cepat terjun ke sungai,” ungkap Alex.

Seketika itu juga Alex meninggalkan alat pancingnya. Untuk menolong korban. Bersama warga lain. Ada tiga penumpang di dalam mobil itu. Seorang perempuan, anak kecil, dan pria dewasa. Si perempuan dan anak kecil berhasil dievakuasi warga setempat. Namun mereka kesulitan saat akan mengevakuasi Sujono. Butuh waktu cukup lama untuk mengeluarkan Sujono dari dalam mobil.
Sementara bangkai mobil baru bisa diangkat dari dasar sungai sekitar pukul 02.00 dini hari kemarin. Menggunakan mobil derek.

Polisi yang mendapat laporan peristiwa itu belakangan segera menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dari olah TKP diketahui korban melaju dari arah utara ke selatan. Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, Anggota Unit Laka Lantas Polres Kulonprogo Ipda Teguh Triyanto menduga kejadian tersebut akibat sopir tidak menguasai medan.

Sebelum masuk ke sungai mobil tersebut menabrak tiang listrik di sebelah kanan jalan terlebih dahulu. Mobil lantas berbelok ke kiri dan berhenti setelah terjun ke sungai. Jarak antara tiang listrik dan sungai sekitar 15 meter. “Penyebab pasti masih kami selidiki. Mungkin sopir kurang konsentrasi,” jelasnya.

Saat dievakuasi, menurut Teguh, tubuh sopir Pajero masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kharisma Paramedika, Wates. Namun nyawanya tak tertolong saat menjalani perawatan medis. “Kemungkinan karena terlalu lama di dalam air,” duganya.

Belakangan diketahui korban lain adalah Nariva Karnea Sari, 27, dan anaknya, Muhammad Dafa Wahyu Ganda, 4. Keduanya adalah menantu dan cucu Sujono. Hingga kemarin Nariva dan Dafa masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. (tom/yog/fn)