SLEMAN-Biaya operasional PSS Sleman dalam mengarungi Liga 1 Indonesia dipastikan mengalami peningkatan dibandingkan dengan saat masih berkompetisi di Liga 2 lalu. Maka tidaklah mengherankan, bila tiket untuk menyaksikan laga PSS Sleman dalam menyongsong Liga 1 musim depan mulai mengalami kenaikan.

Seperti pada laga celebration game melawan Persis Solo pada Sabtu (19/1) mendatang. Panitia pelaksana (panpe) PSS Sleman sudah mulai menaikan tiket pertandingan. Tiket paling murah pada laga tersebut dijual Rp 40 ribu untuk tribun hijau dan kuning. Sementara tiket termahal Rp 80 ribu. Sedangkan tiket tribun merah Rp 60 ribu.

Sebelumnya, saat masih berlaga di kompetisi Liga 2, tiket termurah PSS Sleman seharga Rp 25 ribu. Dan mengalami kenaikan Rp 5 ribu saat memasuki babak delapan besar. Itu artinya, pada laga celebration game nanti ada kenaikan harga tiket Rp 10ribu dari tahun sebelumnya. ”Karena menyesuaikan PSS Sleman yang akan berlaga di Liga 1,” jelas ketua panpel PSS Sleman Tri Mulyana Senin (14/1).

(GRAFIS: ERWAN TRI CAHYO/RADAR JOGJA)

Pada laga nanti, panpel mencetak 30 ribu tiket. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5ribu akan diberikan bagi kuota suporter Persis Solo. Sampai dengan kemarin pihak panpel tengah berkoordinasi dengan pihak tim tamu yang akan hadir ke Sleman.

Kehadiran Pasoepati ke Sleman tentunya membutuhkan pengamanan ekstra. Langkah itu tersebut memang cukup beralasan. Sebab, berkaca pada laga Liga 2 2017 lalu, terjadi keributan saat ribuan suporter Persis Solo mendukung timnya berlaga melawan Persiba Bantul.

Oleh karenanya koordinasi internal suporter yang ada di Sleman dan Solo terus dilakukan. Termasuk melakukan koordinasi bersama pihak keamanan. ”Kami hanya tinggal menunggu surat izin dari kepolisian. Semoga pertandingan bisa berjalan lancar,” kata pria yang akrab disapa Mbah Mul itu. (bhn/din/fn)