JOGJA – OYO Hotels selaku jaringan hotel berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mengumumkan layanan mereka telah hadir di Yogyakarta.

Dengan hadir di Yogyakarta, OYO Hotels menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi namun terjangkau bagi para traveller Indonesia.

Country Head OYO Indonesia, Rishabh Gupta mengatakan, Yogyakarta merupakan salah satu kota terpopuler di Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Menurut dia catatan Dinas Pariwisata Kota Jogja selama 2017 terdapat total 397 ribu wisatawan asing dan 4,7 juta wisatawan domestik yang mengunjungi Yogyakarta. Tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta berdampak pada meningkatnya permintaan akan kamar yang tak hanya dirasakan oleh hotel kelas atas dan menengah, namun juga di segmen hotel budget.

Untuk memaksimalkan peluang pasar yang disebabkan tingginya permintaan dari para wisatawan, hotel budget kerap menghadapi berbagai tantangan seperti kualitas customer service, skill para staff, marketing. “Dan yang paling penting adalah kemampuan untuk menyediakan secara konsisten fasilitas dan layanan terstandarisasi bagi para tamunya,” jelas dia dalam peluncuran OYO Hotels Senin (14/1).

“Setiap properti di jaringan OYO Hotels dilengkapi dengan beberapa fitur utama seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur yang bersih, Wi-Fi gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang higienis,” tambahnya.

Selain menawarkan fasilitas berkelas, prioritas OYO Hotels adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau. “Para tamu bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline, termasuk aplikasi OYO, website, atau call centre,” sambungnya.

Menurut dia di Yogyakarta sendiri, telah memiliki 15 hotel dan 40 OYOpreneurs (sebutan untuk pegawai OYO) hanya dalam waktu 45 hari sejak beroperasi di kota ini. Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Melalui integrasi aplikasi OYO, manajer hotel, dan keunggulan operasional, kami ingin memberdayakan para pemilik hotel dengan memberikan pengalaman luar biasa pada tamu. “Kami berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Yogyakarta dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO!” tambah Rishabh.

Secara nasional, OYO telah mengalami pertumbuhan bisnis sebesar lima kali lipat. Sejak beroperasi di Indonesia pada Oktober 2018, OYO memiliki lebih dari 150 hotel di 16 kota dan rata-rata para mitra hotel kami mengalami peningkatan okupansi kamar sebesar 80 persen jika dibandingkan sebelum bergabung dengan jaringan OYO Hotels. Melalui teknologi dan kemampuan mentransformasi serta menjalankan bisnis perhotelan, OYO Hotels juga sukses menambah 70 hotel dalam jaringannya setiap bulan. “Kami juga menerima tanggapan luar biasa. Berdasarkan data, 70 persen hotel kami mendapat rating 8 ke atas di berbagai platform pemesanan hotel,” jelas Rishabh. (obi/pra/fn)