JOGJA – Ambisi pemain muda PSIM Jogja Yoga Pratama untuk bisa membela Timnas U-22, kandas di Piala AFF 2019 mendatang. Yoga harus pulang lebih dulu setelah dinilai tidak masuk dengan skema permainan yang diterapkan pelatih Indra Sjafri.

Sebelumnya, Yoga turut bergabung dalam seleksi sejumlah pemain lainnya dan menjalani sesi latihan di bawah asuhan Indra Sjafri di Lapangan ABC Senayan Jakarta. Selain Yoga, dua pemain yang dicoret adalah penyerang Arema FC Dalmiansyah Matutu dan penjaga gawang PSM Makasar Hilman Syah.

Nama Yoga sendiri menarik perhatian Indra Sjafri selama bermain untuk PSIM Jogja. Pada musim lalu, pemain berusia 22 tahun ini kerap berduet dengan gelandang bertahan Raymond Tauntu. Tak perlu waktu lama bagi Yoga untuk bisa mencuri hati Pelatih Bona Simanjuntak hingga masuk dalam skema utama Laskar Mataram.

Yoga mengaku tidak berkecil hati meski namanya tercoret gagal meraih kesempatan membela Timnas di ajang AFF. Mendapatkan kesempatan untuk bisa bergabung Timnas, merupakan kesempatan langka dan tentu selalu menjadi harapan bagi para pemain muda. “Banyak pengalaman dan pelajaran dari training camp selama beberapa hari ini,” kata Yoga saat dihubungi Minggu (13/1).

Di usia yang masih cukup muda, kesempatan untuk bisa kembali ke Timnas sebenarnya masih terbuka lebar. Dari sana ia banyak mendapat pengalaman terutama dari segi pola latihan dan disiplin waktu. ”Wawasan saya dari sana semakin terbuka, ini sangat bagus ke depannya,” jelasnya.

Sekembalinya dari TC beberapa hari, Yoga sendiri saat ini tengah fokus menunggu persiapan Laskar Mataram untuk menghadapi Liga 2 musim mendatang. Sejauh ini pemain yang identik dengan nomor 19 saat mengenakan jersey Parang Biru, masih mengutamakan bermain bagi Laskar Mataram. (bhn/laz/fn)