JOGJA – Tim Mobil Listrik Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STTNAS) kembali berhasil meraih juara pada Kompetisi mobil Listrik Indonesia (KMLI X). Kompetisi digelar di Politeknik Negeri Bandung pada 14-17 November 2018 lalu.

Pada kesempatan itu STTNAS mengirim satu mobil listrik karya mahasiswa dengan nama Speeder Expert. Juga berhasil meraih juara 2 kategori Pengereman, Juara 1 kategori Daya Tanjak, dan Juara 1 kategori Kecepatan dan juara umum II.

Kompetisi tersebut sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu kategori efisiensi dihilangkan karena ada kendala teknis dari pihak panitia. “Prestasi yang diraih oleh para mahasiswa ini tetap membanggakan meskipun sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya yang meraih juara umum I,” kata Ketua STTNAS Dr. Ir. H. Ircham, M.T kepada Radar Jogja di Kampus STTNAS Jalan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman Rabu (9/1).

Itu diperkirakan karena terkendala teknologi mekanisme steering yg masih menggunakan teknologi mobil konvensional non power steering. Sehingga terkendala pada kategori slalom.

Ircham menambahkan STTNAS mendukung penuh upaya Tim Mobil Listrik yang dikelola oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) untuk mampu berkiprah di kompetisi Nasional maupun ke depan maju di ajang internasional.
“Tim Mobil Listrik STTNAS sebagai salah satu unit kegiatan unggulan di STTNAS memang diharapkan untuk mampu menjadi wadah bagi para mahasiswa khususnya dalam mewujudkan inovasi-inovasi teknologi yang berkaitan dengan riset mobil listrik,” jelasnya

Dukungan dari kampus membakar semangat HMTM dengan lebih menggiatkan Tim Mobil Listrik Speeder Expert STTNAS yang dipimpin oleh Adi Kiswanto sebagai manager, Rizki Riawan Romadhona dan Fajar Setyadi sebagai mekanik, Saiful Aziz sebagai Elektrik dan Nur Cholis Budi S sebagai Driver untuk berkompetisi di Bandung.

Dosen pembimbing Dandung Rudy H, ST, MEng mengatakan keunggulan mobil listrik STTNAS adalah penggunaan transmisi reduksi chain and sprocket. Dengan perhitungan yang tepat menyesuaikan kontrol yang di pakai dan berat mobil agar di dapat kecepatan dan akselerasi yang di inginkan. “Serta menggunakan dua buah motor high speed, dilengkapi turbo booster dan empay buah kapasitor untuk pen-stabil tegangan disaat terjadi drop tegangan pada accu,” urainya.

Dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI X) 2018 yang diikuti 24 peserta dari 20 universitas di Indonesia tersebut, keluar sebagai Juara Umum I Universitas Udayana Bali, juara umum II STTNAS Yogyakarta dan juara umum III Polines Semarang.

Keikutsertaan pada ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI X) 2018 berskala Nasional tersebut didorong oleh semangat Tim Mobil Listrik STTNAS untuk berkontribusi pada pengembangan riset pada teknologi mobil listrik. Sekaligus ingin memberikan kebanggaan kepada almamater STTNAS dan bangsa Indonesia. (sce/pra/fn)