BANTUL – Rahmad Tri Prasetya, 20, korban tenggelam di Pantai Parangtritis ditemukan Selasa pagi (8/1). Wisatawan asal Karanganyar ini ditemukan dalam keadaan sudah meninggal pukul 05.30 oleh Tim SAR saat menyisir pantai. Korban ditemukan mengapung dengan posisi tengkurap sekitar 1 Km dari bibir pantai.

Menurut Koordinaror Wilayah 3 SAR Pantai Parangtritis Ali Sutanto, korban tenggelam sejak dua hari lalu, Minggu (6/1). Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu jungkung dengan tiga orang awak kapal. Korban ditarik menggunakan tali hingga ke tepi.

Jenazah kemudian diidentifikasi oleh Polres Bantul. Jenazah diketahui mengenakan baju coklat kotak-kotak. Jenazah kemudian dibawa ambulans sekitar pukul 09.30 ke asalnya di Ngeblak, Munggur, Mojogedang, Karanganyar.

“Pihak keluarga korban karangtaruna ikut mendampingi,” ujar Ali saat ditemui Radar Jogja di Pos SAR Parangtritis, Selasa (8/1). Jenazah Rahmad ditemukan tepat di pesisir selatan Pos SAR. Sejak tenggelam, pencarian korban dilakukan dengan menyisir arah timur, Goa Langse dan ke arah barat muara Kali Opak.

Sebelumnya, anggota Tim SAR Hendri Triyono mengatakan, pencarian korban dilakukan dengan menyisir Pantai Selatan di air dan di darat sepanjang 12 Km. Rahmad merupakan salah satu korban tewas dari tiga korban tenggelam lainnya.

Kala itu Rahmad sedang mandi di pantai. Karena terlalu ke tengah dan bermain di area palung, Rahmad dan temannya terseret ombak. Tim SAR yang melakukan penjagaan kala itu segera menolong. Namun Rahmad terseret ombak dan tenggelam.

“Petugas jaga sudah memberikan imbauan, tapi tak didengarkan,” ungkapnya. Adapun tiga korban lain yang selamat adalah Malik Sadikin Nugroho, 25; Saryono, 20, dan Bambang Irawan, 18. (cr6/laz/fn)