JOGJA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta masih menetapkan status Gunung Merapi dalam level dua atau Waspada. Tapi sebagai antisipasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ sudah menyiapkan 30 ribu masker.

Masker tersebut rencananya akan dibagikan bagi warga di lereng Merapi. Tindakan tersebut sebagai antisipasi terjadinya kembali guguran lava yang mengakibatkan terjadinya hujan abu tipis pada jumat malam (4/1).

“Masker sudah disiapkan, BPBD DIJ siap 30 ribu masker, ditambah BPBD Sleman, Dinas Kesehatan DIJ dan Sleman serta di Puskesmas di Sleman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantara Minggu (6/1).

Biwara menambahkan BPBD DIJ bersama BPBD Sleman juga terus melakukan upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Diantaranya dengan meningkatkan komunikasi dan peran posko. “Sehingga ketika ada informasi cepat sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Mantan Kepala Bagian Pemerintahan Bappeda DIJ itu melanjutkan barak pengungsian, armada dan sarana prasarana yang diperlukan untuk kegawatdaruratan sudah disiapkan. “SDM, unit pelaksanaan, unit operasi dan pos AJU diaktifasi. Alat early warning system (EWS) dicek kembali dan jalur evakuasi sudah diperbaiki,” katanya.

Biwara menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh berita hoax dan selalu mengikuti informasi dari lembaga resmi. (cr7/pra/fn)