JOGJA – Kemesaraan PSIM Jogja dengan apparel Kelme diperkirakan tak berlangsung lama lagi. Musim kompetisi 2018 lalu bisa jadi sebagai musim terakhir kerja sama keduanya.

Ya, kerja sama PSIM Jogja dengan brand asal Spanyol tersebut sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir. Namun di akhir-akhir kompetisi musim 2018, sempat terjadi persoalan di pendistribusian. Sebab, beberapa suporter yang ingin mendapatkan jersey PSIM Jogja harus memendam kekecewaan.  Mereka gagal membawa pulang jersey parang biru padahal sebelumnya sudah membayarkan uang muka.

Manajer Marketing PSIM Jogja Ditya Fajar mengungkapkan latar belakang tidak dilanjutkannya kembali kerja sama ini. Menurutnya, penghentian kerja sama dilatarbelakangi oleh kebutuhan apparel yang tidak bisa dipenuhi oleh pihak Kelme. ”Jadi tidak sesuai dengan pembicaraan kontrak di awal,” kata Ditya, Rabu (2/1).

Bahkan, produk jersey yang dijual dinilai tidak sesuai dengan harapan. Para pendukung pun banyak yang mengeluhan mengenai pesanan jersey yang tidak sampai ke tangan pembeli.

Mereka yang mengeluhkan, jelas Ditya, yakni para pembeli jersey authentic dan kids. Padahal, bisa dibilang animo pendukung untuk bisa mendapatkan jersey PSIM Jogja cukup besar. Sedangkan dari pihak Kelme pun sempat menjanjikan akan segera dibereskan. ”Janjinya kan habis lebaran akan dikirim, namun nyatanya yang jadi hanya replika saja,” terangnya.

Setelah mengakhiri masa kerjasama dengan Kelme, PSIM Jogja pun tidak perlu pusing memikirkan penyedia apparel di musim mendatang. Sebab dikabarkan sejumlah perusahan sudah mulai mengantri untuk mengajukan diri menyediakan apparel resmi.

Beberapa perusahaan apparel yang sudah mengajukan tawaran resmi itu antara lain, MBB, dan Genesa Sport. Meski dari segi nama belum sebesar Kelme, keduanya sudah malang melintang di jagat sepak bola profesional tanah air.

Seperti diketahui, MBB tercatat sebagai sponsor apparel untuk klub-klub Liga 1, seperti Madura United, hingga PS Tira. Sementara dua klub promosi dari Liga 2, Semen Padang dan Kalteng Putra, juga didukung oleh vendor asal Bogor, Jawa Barat tersebut.

Sedangkan Genesa Sport, pun bisa dibilang memiliki track record yang cukup baik. Musim lalu, apparel asal Depok, Jawa Barat ini menggandeng Persija Jakarta U-17, PSJS Jakarta Selatan, serta Persikad Depok.

Dijelaskan, untuk kedua apparel tersebut sudah diajukan ke jajaran manajemen. ”Belum bisa diputuskan saat ini karena masih menunggu persentasi dari pihak apparel juga kan,” jelasnya. (bhn/din)