BANTUL- Stadion Sultan Agung (SSA) mengalami kerugian hingga Rp 40 juta akibat kerusuhan dalam laga Piala Indonesia antara PSIM Jogja vs PS Tira, Selasa (11/12) lalu. Kerusakan di stadion kebanggan Bantul itu meliputi lepasnya papan iklan (a-board) di pinggir lapangan, pintu kaca, jaring gawang yang terkoyak, hingga kelengkapan toilet umum di tribun timur. “Kerugian akan ditanggung PS Tira selaku penyewa stadion,’’ jelas Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Sapto Priyono.

Disinggung soal kemungkinan PS Tira masih menggunakan SSA sebagai home base, Kasi Sarana Prasarana Olahraga Bidang Pora Disdikpora Bantul Bagus Nur Edy Wijaya mengatakan pihaknya tidak punya wewenang mengurus hal itu. Wewenang tersebut menjadi keputusan menejemen PS Tira. “Kalau masih mau menggunakan SSA sebagai home base, tidak apa- apa. Kalau akan kembali ke Stadion Pakansari Bogor ya monggo,” katanya.

Bupati Bantul Suharsono menyadari, Stadion Mandala Krida yang dijadikan home base PSIM hingga kini belum rampung renovasi. Dia merasa sebagai mitra hanya membantu dan menyediakan SSA untuk dipakai. “Tapi kalau tidak bisa mengendalikan suporter, ya perlu dilarang,’’ tegasnya. (ega/din/fn)