16 tahun berdiri, Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI), Fakultas Teknik (FT), Universitas Janabadra (UJB) Jogjakarta terus menguatkan bidang-bidang keahliannya. Tiga bidang keahlian yang diunggulkan yakni Soft Computing, Mobile Applications, dan Sistem Informasi Interprise.

Ketua Prodi TI FT UJB Ryan Ari Setyawan mengatakan, kini prodinya sudah bersertifikasi dari Microsoft dan banyak dilakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan serta instansi pendidikan luar negeri. Seperti Tokyo Institute of Technology mengenai Bio Informatic dan perusahaan software games Gameloft Indonesia dalam bidang pengembangan Mobile Application.
“Game saat ini sangat diminati, karena mampu menghasilkan uang yang luar biasa. Contohnya game Tahu Bulat dapat Rp 3 miliar dalam satu tahun,” jelas Ryan saat ditemui di Kampus Pusat UJB baru-baru ini.

Pernah pula diadakan pelatihan khusus game programming untuk siswa SMA dan SMK se-DIJ dan Jateng pada 2016 dan 2017. Dia menambahkan, kini dengan software dari Microsoft, dapat mengembangkan game dengan logika tanpa programming. “Tingkat pemula hanya melakukan drag and drop. Sangat mudah untuk membuat game,” ujarnya.

Ryan menambahkan, program Mobile Application memiliki laboratorium riset sendiri. Untuk soft computing juga sudah dilengkapi dengan laboratorium server big data.

Dijelaskan, lulusan Prodi TI UJB ditarget untuk menjadi technopreneur, menghasilkan uang dari pengembangan teknologi informasi. “Minimal punya start up yang diciptakan sendiri, misalnya e-commerce,” tambahnya.

Prodi yang sudah terakreditasi B dari BAN-PT sejak 2017 ini memiliki 150 mahasiswa S1 dari program reguler dan kelas karyawan. Kelas reguler kuliah pukul 08.00 hingga 15.00, sementara kelas karyawan pukul 16.00 hingga 22.00.
Pendaftaran mahasiswa baru tahun ini masih dibuka hingga akhir bulan

Agustus. Dengan kuota sebanyak 100 mahasiswa melalui jalur reguler, bidikmisi, serta minat dan bakat. “Apabila mahasiswa memiliki prestasi, akan mendapat potongan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tingkat kabupaten potongannya 25 persen, provinsi 50 persen, dan nasional 70 persen,” beber Ryan.

Selain itu, tersedia pula beasiswa dari Ikatan Alumni Janabadra (Ikabadra) untuk mahasiswa aktif dan beasiswa PPA, BBM, serta Bidikmisi dari Kemenristekdikti. (*/tif/laz/fn)