GUNUNGKIDUL -Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri Legundi 1, Girimulyo, Panggang sempat menjadi korban penculikan. Korban disekap dalam mobil dan perhisan emas dilicuti oleh pelaku.

Informasi yang dihimpunRadar Jogja, korbannya siswi berinisial SDA, 10. Peristiwa penculikan berlangsung pada Senin (2/4) sekitar pukul 06.30, tidak jauh dari rumah korban.

Kejadian berawal saat korban hendak berangkat menuju sekolah yang masih satu desa dengan rumahnya kurang lebih berjarak 150 meter. Korban ke sekolah jalan kaki. Karena buku pelajaran tertinggal, korban berniat putar balik menuju rumah.

Dalam perjalanan pulang itu tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan roda empat. Pengemudi menghentikan laju kendaraan kemudian pelaku menarik korban masuk ke dalam mobil.

Pelaku terdiri dari tiga orang, satu orang bertindak sebagai sopir, satu orang bertindak mengangkat tubuh korban masuk ke dalam mobil, dan satu orang lagi bertugas melucuti perhiasan yang dipakai korban saat berada di dalam mobil.

“Cincin dan anting-anting emas dirampas. Tapi saya bersyukur cucu dalam kondisi sehat, meski mengalami trauma,” kata kakek korban Bambang Ibnu Hartoyo ditemui kemarin (3/4).

Usai melucuti perhiasan korban, ketiga pelaku tancap gas. Lantas korban diturunkan oleh para pelaku tidak jauh dari tempat kejadian perkara kurang lebih sejauh 100 meter.

Informasi penculikan disertai perampasan diceritakan oleh korban pascakejadian kepada sang kakek. Sambil menangis, korban menceritakan awal mula sampai dengan memberitahukan ciri-ciri pelaku.

“Mobil pelaku berwarna putih, di dalamnya ada tiga orang laki-laki. Kami mau lapor polisi jadi takut. Khawatir cucu menjadi trauma,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Legundi 1 Supraptini mengimbau kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak. Pihaknya meminta kepada orang tua untuk mengantar anak sampai sekolahan. “Sekarang (korban) sudah masuk sekolah seperti biasa,” kata Supraptini.

Di bagian lain, Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengatakan, sampai dengan kemarin belum ada laporan mengenai kasus tersebut. Meski demikian karena sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, pihaknya menerjunkan anggota menuju rumah korban untuk menangani kasus ini. “Sudah ada penyelidikan mengenai kasus itu,” kata Ngadino.

Kapolres Gunungkidul AKP Ahmad Fuady memastikan sampai dengan sore kemarin tidak ada laporan kasus tersebut. Petugas Bhabinkamtibmas yang berada di wilayah itu juga tidak memberikan informasi adanya tindak kejahatan seperti yang telah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat itu. “Selama ini kami juga belum pernah menangani kasus penculikan maupun penyekapan,” kata Ahmad Fuady.

Terlepas dari itu pihaknya mengimbau kepada orang tua agar menjaga anak-anak dengan baik. Jauh-jauh hari, kepolisian juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mengenakan perhiasan mencolok di tempat umum. “Patroli petugas juga dilakukan untuk memberi rasa aman kepada masyarakar,” ujarnya. (gun/ila/ong)