RADARJOGJA.CO.IDSebanyal 144 desa di Gunungkidul mendapat kujuran dana desa sebesar Rp 103 milar selama 2016. Surat realisasi LPJ dari pemkab akan dikirim ke pemerintah desa agar segera ditindaklanjuti.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Bencana (BPMPKB) Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan, laporan LPJ desa menjadi syarat pencairan dana desa tahun depan. “Nanti, surat realisasi LPJ dana desa segera kami kirim ke desa. Yang penting, laporan di tingkat desa beres dulu,” kata Rakhmadia Wijayanto, Selasa (26/12).

Selanjutnya, realisasi LPJ dan APBDes dibarengi laporan rencana kerja pemerintahan daerah (RKPD) menjadi syarat pengajuan penerimaan dana di 2017. Nah, melalui surat realisasi LPJ yang nanti dikirim ke desa, di dalamnya memuat tanggal kapan batas akhir laporan diserahkan ke BPMPKB. “Soalnya awal tahun nanti akan kami kirim ke Jakarta,” tegasnya.

Ia berharap, desa segera merampungkan tanggungjawab laporan keuangan. Kalau sampai terlambat pencairan dana desa juga telat. Ia mengingatkan agar tidak molor, karena BPMPKB tidak mau kompromi jika pemerintah desa lelet. “Informasi terakhir yang diterima, sebagian besar telah mengirimkan laporan ke tingkat kecamatan,” ujarnya.

Selain mempersoalkan tenggat waktu penyerahan LPJ dan APBDes, Rakhmadian juga menyorot sisa lebih perhitungan angaran (SILPA), agar tidak lebih dari 30 persen. Karena bisa mempengaruhi jumlah dana desa yang akan diterima. “Tahun depan perkiraan besaran dana desa meningkat. Jika rata-rata setiap desa mendapatkan Rp 103 juta, pada 2017 bisa mendapatkan Rp 150- Rp 300 juta,” katanya.(gun/hes)