RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Pengda Ikatan Notaris Indonesia (INI) Bantul khawatir dengan perkembangan sosmed belakangan ini. Fenomena pengguna gawai yang menumpahkan uneg-uneg pribadi melalui medos tak sedikit berujung persoalan hukum.

Pengda INI Bantul berinisiatif membekali notaris dengan etika menggunakan sosmed. Tujuannya agar notaris menjaga martabat profesi ketika ber-sosmed.

“Perlu diperingatkan sebagai langkah antisipasi,” kata Ketua Pengda INI Bantul Mardiah di sela Seminar Revitalisasi Organisasi Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Profesionalisme Anggota di Bantul kemarin.

Pengda INI juga menyoroti peningkatan kualitas anggotanya. Perkembangan pengetahuan dalam dunia kenotariatan sangat dinamis. Banyak bermunculan ketentuan baru yang bersinggungan dengan dunia notaris.

Di antaranya, mengenai perseroan terbatas. “Termasuk fidusia,” kata Mardiah.

Dia menegaskan, agenda seminar ini penting bagi eksistensi Pengda INI Bantul. “Dalam AD/ART setiap anggota berhak memperoleh pengetahuan dan pembelajaran,” tegasnya.

Dia menyebut, peserta seminar tidak hanya notaris dari Bantul. Notaris dari sekitar DIJ pun ikut. Termasuk dari Surabaya. “Dari Bantul ada 80 notaris,” kata Mardiah. (zam/iwa/mar)